Dukung Qatar, Turki mengadakan latihan angkatan laut bersama di Teluk Persia

q.jpgFokustoday – Doha, 01 Agustus 2017. Qatar mengatakan bahwa pihaknya dilaporkan akan mengadakan latihan angkatan laut gabungan dengan Turki di perairan Teluk Persia sebagai bagian upaya bersama untuk memerangi terorisme di wilayah tersebut.

Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan bahwa kapal perang Turki TCG Gokova telah berlabuh di Hamad Port untuk ikut serta dalam latihan tersebut, surat kabar al-Sharq yang bermarkas di Doha melaporkan.

Kapal militer Turki yang paling maju juga akan mengikuti manuver, laporan tersebut menambahkan.

Latihan angkatan laut akan diadakan dalam rangka kerja sama militer dan antara Ankara dan Doha untuk memerangi terorisme, menurut laporan tersebut.

Latihan tersebut dilakukan pada saat Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) telah memberlakukan embargo perdagangan dan diplomatik ke Qatar, menuduh Doha mendukung terorisme.

Mereka mempresentasikan Qatar dengan daftar tuntutan luas dan memberinya sebuah ultimatum untuk mematuhi mereka atau menghadapi konsekuensi yang tidak ditentukan.

Tuntutan tersebut mencakup pemindahan pasukan Turki dari tanah Qatar, menutup penyiaran Al Jazeera, menurunkan kerjasama dengan Iran dan mengakhiri hubungan dengan gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Doha, bagaimanapun, mencela tuntutan tersebut karena tidak beralasan, menolak untuk bertemu dengan mereka, dan mengatakan bahwa mereka dimaksudkan untuk memaksa negara tersebut menyerahkan kedaulatannya.

Turki telah memberi isyarat dukungan untuk Qatar setelah diasingkan negara oleh beberapa tetangganya. Ini juga telah mengirim bantuan makanan ke negara Teluk Persia.

Ankara telah meningkatkan upaya mediasi untuk menyelesaikan perselisihan tersebut, namun gagal untuk membantu pihak-pihak yang saling bertengkar saling dekat satu sama lain.

Akhir bulan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membungkus tur ke negara-negara Arab tanpa adanya terobosan dalam resolusi krisis Qatar.

Pekan lalu, Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammad al-Attiyah mengatakan kepada RT Arabic bahwa militer negaranya berada dalam tahap akhir persiapan untuk latihan bersama dengan pasukan AS dan Turki.

Dia lebih jauh memuji “hubungan strategis khusus” antara Qatar dan Turki, menambahkan bahwa kesepakatan militer 2015 antara kedua negara bagian “tidak dapat dibatalkan hanya karena beberapa negara memutuskan untuk mengumumkan blokade Qatar.”(Ft/int/dk)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s