NU, Muhammadiyah dan MUI Tidak Dukung Reuni 212. Lalu siapakah Mereka itu?

Reuni 212.jpeg

Reuni 212 (2017), Tanpa MUI, Muhammadiyah dan NU

Fokustoday.com.  Jakarta, 3 Desember 2017.
Reuni 212 kemarin berjalan cukup damai dengan peserta yang cukup banyak. Tetapi ada pertanyaan siapakah mereka itu? Kalau mereka mengklaim ummat Islam. Ummat yang mana? Sebab mereka bukan Muhammadiyah, mereka bukan Nu dan juga bukan MUI.

Sejak awal rencana aksi 212 dan aksi lain yang berjilid-jilid itu, Nahdlatul Ulama (NU) melalui Kiai Said Aqil Siroj telah menyatakan tidak ikut terlibat. Lalu rencana reuni alumni 212 yang akan berlangsung pada 2 Desember itu, NU bisa dipastikan tidak mendukung.

Beberapa waktu lalu, Muhammadiyah melalui pimpinannya Haedar Nashir juga menyatakan tidak memberikan dukungan, karena menurutnya kegiatan itu tidak produktif. Haedar dengan tegas menyatakan Muhammadiyah tidak mendukung.

“Kami (Muhammadiyah) tidak akan berreuni, saya tegaskan kami tidak akan dukung apalagi demo. Lebih baik kita reuni 17 Agustus 1945 saja,” tegasnya sebagaimana dikutip beberapa media, Jum’at (24/11/2017) lalu (Dikutip dari dutaIslam)..

Selain Muhammadiyah, Majlis Ulama Indonesia (MUI) melalui H Masduki Baidlowi menegaskan, MUI tidak sepakat dengan digelarnya acara Reuni Aksi Bela Islam 212. Juga ketua MUI, Ma’ruf Amien, MUI berpandangan, jika kegiatan tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum, maka hal itu tidak perlu untuk dilaksanakan, lebih baik maulid. “Maka MUI menganggap itu tidak perlu,” katanya sebagaimana dilansir NU Online, Rabu (29/11/2017).

Lalu kita bisa lihat realitas dilapangan kemarin siapa yang demo dan reuni 212? Penceramahnya ada Amien Rais, ada Bachtiar Nashir, Sobri Lubis FPI dan Felix Siauw (HTI), dll. Yang terlihat dalam kerumunan massa dominan adalah HTI dengan panji-panji benderanya dan FPI.

Kalau Muhammadiyah dan NU serta MUI semua tidak mendukung adanya reuni 212, lalu siapah mereka? Sekali lagi, menjadi pertanyaan besar siapa yang mendukung reuni tersebut?

Dikatakan murni kegiatan keagamaan sulit diterima, bau politik dan konsolidasi menjelang 2019 lebih tercium…mungkin. Wallahu A’lam. (Ft/Diolah dari berbagai sumber/ma).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s