Taare Zamin Par: Film Pendidikan Terbaik di Dunia yang menginspirasi

taare.jpg

Fokustoday.com-20 Desember 2017

“Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China”. Pepatah umum tersebut menyiratkan maksud bahwa tidak dapat dinafikan lagi kalau pendidikan memiliki peran penting yang membawa pengaruh besar pada kehidupan seseorang. Semangat yang dijunjung tinggi menjadi modal utama dalam mengarungi dunia pendidikan demi mencetak kehidupan yang lebih cerdas dan mempunyai arah.

Mengerti seberapa besarnya peran pendidikan pada jati diri serta kehidupan seseorang membuat banyak dari kalangan sineas tidak ingin ketinggalan untuk menumpahkan inspirasi ke dalam dunia pendidikan yang disalurkan melalui sejumlah film pendidikan terbaik di dunia.

Berikut ini Fokustoday tampilkan rekomendasi judul film tentang pendidikan yang menarik dan penuh dengan inspirasi untuk setiap orang yang telah menyaksikannya.

amir.jpg

Film ini berasal dari Bollywood alias India berjudul Taare Zameen Par, yang jika diterjemahkan artinya “Seperti Bintang-Bintang di Bumi” (Like Stars on Earth).

Film ini mengangkat tema sosial tentang seorang anak berusia 8-9 taonan penderita dyslexia, sehingga dia mengalami kesulitan dalam melakukan hal-hal yang mungkin bagi anak-anak lain seusianya akan sangat mudah untuk dikerjakan, contohnya mengikat tali sepatu, bahkan mengenali huruf. Anak ini dalam film tersebut bernama Ishaan Nandkishore Awasthi (Darsheel Safary).

Masalahnya adalah, orang tua si Ishaan ini, terutama Papanya, semacam tidak mau tau dengan apa yang dialami anaknya. Dia malah menuntut supaya Ishaan bisa seperti anak-anak lain seusianya. Ishaan selalu gagal dalam semua test di sekolahnya. Sampai akhirnya orangtuanya kewalahan menghadapi dia yang menurut Papanya nakal dan malas itu. Mereka pun mengirim Ishaan ke sebuah sekolah asrama. Ishaan jelas saja makin merasa terpuruk, dia merasa jika keluarganya tidak sayang sama dia. Seriously, di bagian sini kita sebagai orang tua tidak tega melihat anak sekecil itu udah dididik segitu kerasnya. Tapi seperti itulah realita hidup di dunia nyata.

amir2

Di sekolah asrama itu, Ishaan bertemu dengan seorang guru seni sementara, yaitu Ram Shankar Nikumbh (Aamir Khan) atau biasa anak-anak panggil dengan Sir Nikumbh. Sir Nikumbh inilah yang akhirnya menyadari keistimewaan seorang Ishaan di balik kekurangannya. Dia yang dengan gigih memberi motivasi pada Ishaan supaya bisa kembali percaya diri dan keluar dari depresi karena merasa dibuang dari keluarganya selama ini. Sir Nikumbh ini juga yang ngajarin Ishaan mengenal huruf, membaca, dan menulis. Ternyata dia bisa segitu pedulinya sama Ishaan karena dia juga dulu pernah mengalami apa yang Ishaan alami, yaitu kesulitan mengenali huruf. “The letters’re dancing disco”, katanya.

Sir Nikumbh ini memang berjasa sekali buat Ishaan. Selain memotivasi dan mengajari Ishaan baca tulis, dia juga yang pertama menyadari bahwa Ishaan punya imajinasi luar biasa dan punya bakat menuangkan imajinasinya itu dalam lukisan. Dia salut sama kemampuan Ishaan, bahkan berhasil meyakinkan kepala sekolah Ishaan kalo Ishaan mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Wah..

Untuk membuktikan bakat yang dimiliki Ishaan kepada orang-orang, Sir Nikumbh pun berinisiatif membuat sebuah lomba melukis yang boleh diikuti siapa saja yang berminat. Ratusan peserta pun ikutan ambil bagian nih, tentu aja termasuk Ishaan. Semua karya peserta hari itu dinilai oleh seorang seniman besar di India, namanya Lalita Lajmi. Hebatnya lagi, buat mengenang sang juara lomba melukis itu, lukisannya bakal diabadikan sebagai sampul buku tahunan di sekolah mereka .

Akhirnya pas pengumuman, ternyata yang jadi juara adalah Ishaan. Terang aja semua pada kaget. Termasuk Ishaannya sendiri. Dia sampai tidak mau maju buat menerima hadiah.
Sejak hari itu semua orang jadi menyadari betapa berbakatnya anak yang selama ini mereka anggap bukan siapa-siapa bahkan seringkali mereka kucilkan. Termasuk keluarga Ishaan. Papanya sampai nangis, terharu pas tau anaknya mengalami kemajuan pesat di sekolah dan juga berhasil menunjukkan bakat terpendamnya selama ini.

Film ini memberi gambaran nyata pada kita bahwa tidaklah Allah Swt. menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Tidak juga diciptakan dengan asal-asalan ataupun cacat. Setiap orang memiliki keunikannya sendiri. Oleh karena itu, kita tidak boleh meremehkan orang lain karena kelemahannya di satu sisi. Pastilah ia memiliki kelebihan di sisi lainnya. Tanamkan pada diri kita bahwa tidak ada anak yang bodoh. Yang ada adalah pembelajaran yang belum tepat. Jangan patah semangat. Teruslah mengasah, teruslah belajar! Silahkan tonton sambil menikmati liburan anda bersama keluarga. (ft/lifestyle/es)

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s