Apple dan Amazon Berencana Hadir di Saudi.

MBS dan Amazon.jpg

Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos bersama Muhammad bin Salman (Saudi Press Agency)

Fokustoday.com – Saudi. 28 Desember 2017.
Apple dan Amazon sedang dalam pembicaraan dengan Riyadh mengenai investasi di Arab Saudi, dua sumber mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Kedua perusahaan tersebut sudah menjual produknya di Arab Saudi melalui pihak ketiga namun mereka dan raksasa teknologi global lainnya belum bisa langsung hadir.

Menurut peringkat internet Alexa, Amazon.com adalah situs yang paling banyak dikunjungi ke-23 di Arab Saudi per Desember.

Diskusi Amazon dipimpin oleh divisi komputasi awan Amazon Web Services (AWS), yang akan memperkenalkan persaingan ketat di pasar yang saat ini didominasi oleh penyedia lokal kecil seperti STC dan Mobily.

Riyadh telah mengurangi hambatan regulasi selama dua tahun terakhir, termasuk pembatasan kepemilikan asing yang telah lama membuat investor menjauh, karena turunnya harga minyak mentah menyoroti kebutuhan untuk melakukan diversifikasi ekonomi bergantung pada minyak.

Pasar Arab Saudi yang relatif kaya dan makmur menawarkan beberapa penggunaan internet dan smartphone tertinggi di dunia. Sekitar 70 persen penduduk Saudi berusia di bawah 30 tahun dan sering terpaku pada media sosial.

Amazon mengakuisisi pengecer online berbasis di Dubai, Souq.com, pada 2017, membuka akses untuk barang ritel Amazon untuk dijual di kerajaan tersebut.

Investasi Saudi
Selama kunjungan resmi ke Amerika Serikat tahun lalu Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan para eksekutif di Facebook, Microsoft dan Uber, di mana dana kekayaan kerajaan mengambil saham senilai $ 3,5 miliar.

Sejak itu, dia juga telah menyiapkan dana investasi teknologi senilai $ 45 miliar dengan SoftBank dari Jepang dan mengumumkan rencana untuk menciptakan mega-city futuristik $ 500 miliar dengan lebih banyak robot daripada manusia.

Apple dan Amazon sama-sama berada di daftar prioritas perusahaan asing Saudi yang pejabatnya berharap dapat menarik untuk melanjutkan reformasi mereka, salah satu sumber mengatakan.

Kerajaan telah merampingkan banyak undang-undang tumpang tindih yang bisa diterapkan pada komputasi awal selama lebih dari setahun untuk menarik penyedia layanan. Jika selesai, kesepakatan awal bisa membuka jalan bagi perluasan gudang ritel Amazon di Arab Saudi. (Ft/Int/MA).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s