ISIS Meledakkan Pusat Kebudayaan Tebyan, Puluhan Orang Terbunuh

Fokustoday.com, 29 Desember 2017 – 

Sedikitnya 40 orang telah terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka dalam sebuah ledakan di Kabul di sebuah kompleks yang terdiri dari sebuah kantor berita, pusat kebudayaan Syi’ah dan sekolah agama, kata kementerian dalam negeri.

Afghanistan2

Seorang pria Afghanistan melarikan diri setelah sebuah ledakan di pusat kebudayaan di Kabul

Ledakan tersebut pada Kamis pagi melanda daerah yang dekat dengan kantor berita Suara Afghanistan dan pusat kebudayaan Tebyan, media setempat melaporkan.

Orang-orang yang berkumpul di Tebyan menandai peringatan 38 tahun invasi Soviet di Afghanistan.

Perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang terbunuh. Mayoritas korban adalah pengunjung ke pusat acara.

“Seorang pembom bunuh diri meledakkan bahan peledak di dekat sebuah rumah budaya milik warga Syiah Afghanistan,” kata Abdullah Shahood, Al Jazeera, melaporkan dari Kabul. “Orang-orang dalam kondisi kritis sedang dibawa ke rumah sakit dimana keadaan cukup kacau.

“Orang-orang Afghan bergegas ke rumah sakit untuk menyumbangkan darah.”

Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan di situs Amaq, namun tidak memberikan bukti klaimnya.

Ashraf Ghani, presiden Afghanistan, menyebut serangan itu sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan”.

Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan: “Teroris telah menyerang masjid kami, tempat suci kami dan sekarang pusat kebudayaan kami”.

Mushtaq Rahim, seorang pakar keamanan regional, mengatakan bahwa ada beberapa anggota komunitas Syiah Afghanistan di daerah tersebut.

Afghanistan3.jpg

Kelompok minoritas Syiah Afghanistan diserang beberapa kali di tahun 2017

“Mereka [Syiah Afghanistan] telah menjadi sasaran di Afghanistan sepanjang 2017,” katanya.

Faktanya outlet media termasuk di antara target penting juga, Rahim mengatakan, karena ISIL sedang mencari liputan lebih banyak.

“Sebelumnya, mereka [ISIL] telah menyerang pertemuan keagamaan,” katanya. “Media tidak memberi mereka liputan yang mereka inginkan.”

ISIL, yang hadir di Suriah, Irak, Afghanistan dan Pakistan, secara teratur menargetkan Muslim Syiah.

banyak mayat-mayat yang berserakan di tanah di luar area.

Komite Keselamatan Jurnalis Afghanistan (AJSC) mengecam serangan tersebut “dalam kondisi yang paling kuat”, menulis di Twitter.

Kelompok tersebut mengatakan sedang menuju ke lokasi untuk membantu usaha bantuan tersebut. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s