Bom Bunuh Diri Tewaskan 11 Orang dalam Serangan Masjid di Nigeria Utara

nigerFokustoday.com, – 4 Januari 2017
Nigeria, Sedikitnya 11 orang tewas akibat serangan bom bunuh diri di sebuah masjid di kota Gamboru Ngala, tidak jauh dari ibukota Maiduguri di negara bagian Borno di Nigeria Utara.

Area ledakan tersebut adalah pusat konflik dengan Boko Haram, tidak jauh dari perbatasan negara itu dengan Kamerun, kantor berita Reuters melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui situasinya.

Tidak ada kelompok teror yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri tersebut, namun terjadi di pusat konflik dengan Boko Haram.

Menurut agensi tersebut, serangan tersebut memiliki tanda-tanda kelompok teror Boko Haram, yang sering menggunakan pelaku bom bunuh diri, kebanyakan perempuan, untuk menyerang tempat-tempat umum yang ramai seperti masjid dan pasar.

Situasi di Nigeria tetap tidak stabil karena aktivitas kelompok militan Boko Haram, yang telah menyebabkan kekacauan di negara Afrika melalui belasan pemboman, serangan bersenjata dan penculikan.

Boko Haram dinyatakan bertanggungjawab atas lebih dari 20.000 kematian selama pemberontakan delapan tahunnya, yang telah menyebar ke negara-negara tetangga dan menciptakan sebuah krisis kemanusiaan yang luas dengan jutaan orang yang mengungsi dan kelaparan.

Ribuan orang telah terbunuh dan ratusan ribu lainnya telah mengungsi akibat delapan tahun militansi Boko Haram, yang juga mempengaruhi tetangga Nigeria, termasuk Niger, Kamerun, dan Chad.

Boko Haram mendapatkan ketenaran internasional setelah para pejuangnya menculik lebih dari 200 siswi sekolah di kota Chibok, sementara sekitar 100 anak perempuan masih hilang.

Pemerintahan Presiden Muhammadu Buhari telah mengklaim bahwa kelompok tersebut secara teknis telah dikalahkan sebagai hasil operasi besar-besaran yang dimulai pada awal tahun 2015, namun serangan terakhir menunjukkan kemampuan kelompok tersebut untuk terus melakukan serangan hebat dan terpukul.

Namun, warga sipil dan pasukan keamanan di Nigeria Utara masih menjadi target serangan sporadis, sementara pemerintah memperingatkan bahwa kelompok tersebut masih dapat menyerang warga sipil dengan sasaran empuk seperti masjid, pasar, dan kamp pengungsi.(ft/int/dk)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s