Awal 2018: Trump marah pada Pakistan, Iran dan tantang Korea Utara.

Trump Marah.jpeg

Awal Januari Trump Marah pada Iran, Pakistan dan Korea Utara

Fokustoday – Jakarta. 5 Januri 2018.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump begitu aktif di sosial media Twitter. Baru 4 hari tahun 2018 berjalan, pria 71 tahun itu telah mengomentari beragam hal melalui akunnya yang memiliki 45 juta pengikut.

Berdasarkan data yang dihimpun, Jumat (5/12/2017), Trump pada 1 Januari 2018 menyampaikan ucapan tahun baru kepada warganya. Namun di hari yang sama dia juga berkomentar soal demo yang terjadi di Iran. 

Menurut Trump, Iran merupakan negara sponsor aksi teror nomor satu dan begitu banyak pelanggaran HAM terjadi setiap jamnya. “Kini (Iran) telah memblokir Internet hingga demonstran aksi damai tidak dapat berkomunikasi. Tidak baik!” cuit Trump, 1 Januari lalu.

Masih di hari yang sama, Trump kemudian menyebut AS bodoh karena telah ditipu hingga hampir Rp 450 triliun oleh Pakistan. Uang tersebut merupakan jumlah bantuan yang digelontorkan AS untuk Pakistan dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

“Mereka memberi tempat perlindungan kepada para teroris yang kita buru di Afghanistan, dengan sedikit bantuan. Tidak lagi!” tulisnya.

Sehari setelah cuitan itu, AS resmi menahan bantuan untuk Pakistan yang disampaikan melalui Dubes AS untuk PBB, Nikki Haley.

“Pemerintah menahan bantuan US$ 255 juta (sekitar Rp 3,5 triliun) untuk Pakistan. Ada alasan yang jelas untuk ini: Pakistan melakukan permainan ganda selama bertahun-tahun. Mereka bekerja dengan kami dan juga melindungi teroris yang menyerang pasukan kami di Afghanistan,” tutur Nikki seperti dikutip dari BBC.

Masih soal bantuan ke negara Timur Tengah, Trump juga menyinggung nominal dana AS yang dikucurkan untuk warga Palestina. Ia mengancam akan menahan bantuan jutaan dolar yang selama ini dikucurkan apabila warga Palestina tak juga mau melakukan perundingan damai.

Melalui Twitternya pada 3 Januari 2018, Trump juga membalas celetukan soal tombol nuklir yang disampaikan Pemimpin Korut Kim Jong Un. Ia mengklaim memiliki tombol nuklir yang lebih kuat dan lebih besar dibanding Jong-Un.

“… seseorang dari rezimnya yang melarat dan dilanda kelaparan, tolong beritahu dia, bahwa saya juga memiliki sebuah Tombol Nuklir, tapi jauh lebih besar dan lebih kuat dibandingkan miliknya, dan Tombol saya bekerja dengan baik!” ujar Trump.
(Ft/Detik/Int/SA).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s