Qatar ‘dilarang’ Ziarah-Haji oleh Arab Saudi.

Qatar dilarang Haji.jpg

Qatar dilarang Ziarah-Haji oleh Saudi

Fokustoday.com – Qatar. 5 Januari 2018.
Arab Saudi telah dituduh mencegah peziarah Qatari melakukan ziarah umroh, menurut sebuah akun media sosial dan sebuah laporan surat kabar Qatar.

Dalam editorialnya pada hari Kamis, surat kabar Al-Raya mengatakan bahwa Arab Saudi telah melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap peziarah Qatar mengunjungi Mekkah.

Di tengah perselisihan diplomatik Qatar yang sedang berlangsung dengan Arab Saudi dan sekutunya, yang dimulai pada bulan Juni 2017, warga Qatar telah melaporkan kesulitan untuk melakukan ziarah di Arab Saudi.

Musim panas yang lalu, Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memotong hubungan diplomatik dengan Doha dan memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di negara Teluk.

Keempat negara tersebut menuduh Qatar mendanai kelompok “ekstremis” dan terlalu dekat dengan Iran,  walaupun Qatar dengan keras menolaknya.

Menurut Al-Raya, pihak berwenang Saudi mendeportasi sekelompok 20 warga Qatar dari bandara Jeddah ke Kuwait pekan lalu, setelah dua hari ditahan di fasilitas tersebut, saat mereka dalam perjalanan untuk melakukan umrah.

Umrah adalah haji kecil yang dapat dilakukan sepanjang tahun, berlawanan dengan ibadah haji, yang berlangsung pada waktu tertentu (bulan-bulan Haji).

‘Otoritas Saudi mencegah saya’

Di Twitter, setidaknya satu orang Qatar nasional mengkonfirmasi laporan Al-Raya tersebut. “Saya bermaksud untuk melakukan umrah namun pemerintah Saudi mencegah saya,” kata Mohamed Ben Hamid Al Mohanadi, dalam sebuah tweet tertanggal 25 Desember.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa perilaku yang dituduhkan tersebut tidak “dapat diterima secara religius atau moral dan tidak boleh ditolerir”, menambahkan bahwa insiden tersebut mewakili “politisasi ritus keagamaan” Arab Saudi yang terus berlanjut.

Akun Al-Raya adalah salah satu dari beberapa laporan tentang Qataris (orang-orang Qatar) yang tidak diizinkan melakukan ziarah di kota suci Arab Saudi, namun Riyadh membantah tuduhan tersebut.

“Tidak ada kebenaran atas laporan mengenai platform media sosial bahwa Qataris telah ditolak dan menolak kesempatan untuk melakukan umrah,” Kepresidenan Saudi pada Masjidil Haram mengatakan kepada surat kabar Okaz, setelah laporan serupa pada musim panas lalu.

Pihak berwenang Saudi mengatakan banyak peziarah Qatari telah melakukan umrah dan ritus keagamaan lainnya selama krisis diplomatik. (FT/Int/Al Jazeerah/SA).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s