Komandan Garda Revolusi Iran Ungkap Sumber Rudal Milik Houthi

saudFokustoday.com, – 8 Januari 2018

Teheran, Menanggapi klaim bahwa serangan rudal milisi Yaman terhadap koalisi Saudi “membuktikan” bahwa Iran telah memasok Houthi dengan persenjataan canggih, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, komandan Korps Garda Revolusioner Iran, membantah tuduhan tersebut, dan menjelaskan mengapa hal itu tidak mungkin dilakukan.

Awal pekan ini, media Saudi menuduh bahwa serangan rudal Houthi terbaru ke Arab Saudi selatan membuktikan bahwa “rezim Iran tetap terlibat dalam mendukung Houthi bersenjata.” Tuduhan tersebut menyusul klaim serupa oleh Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley bulan lalu, yang mempresentasikan apa yang dia katakan sebagai bukti keterlibatan Iran yang tidak dapat disangkal dalam konflik di Yaman khususnya mengenai kemampuan rudal balistik yg dimiliki milisi Houthi.

Menanggapi klaim tersebut, pada hari Minggu, komandan IRGC Mohammad Ali Jafari mengatakan bahwa sangat menggelikan untuk mengatakan bahwa Iran dapat mengirim senjata apapun, dan terutama yang maju seperti rudal, ke negara yang menjadi sasaran blokade koalisi Saudi selama hampir tiga tahun.

“Bagaimana mungkin mengirim senjata, terutama rudal, ke negara yang benar-benar dikepung dan bahkan tidak ada kemungkinan untuk mengirim bantuan medis dan bahan makanan?” Tanya Jafari.

Adapun sumber senjata yang sebenarnya, perwira senior tersebut mengatakan bahwa Yaman memiliki persediaan rudal yang cukup, yang oleh pemberontak Houthi telah berhasil dimodifikasi.

“Rudal yang menembaki Arab Saudi adalah milik Yaman yang telah dirombak dan jangkauan mereka meningkat,” kata Jafari.

Ucapan ketua IRGC memperluas tanggapan pejabat sebelumnya Iran terhadap tuduhan yang diajukan oleh Nikki Haley pada bulan Desember. Pada saat itu, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami mengatakan bahwa “klaim tidak beralasan seperti itu” yang dibuat oleh utusan AS “membuktikan runtuhnya kebijakan AS di kawasan dan dunia” dan merupakan “sebuah pertunjukan yang konyol dan tidak layak.” Misi PBB sendiri di Iran mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa klaim AS terhadap Teheran adalah upaya untuk menutupi kejahatan koalisi pimpinan-Saudi di Yaman, dimana Washington terlibat.

 

Milisi Houthi dilaporkan memiliki sejumlah keberhasilan mengejutkan melawan pasukan koalisi Saudi dalam pekan terakhir. Pada hari Minggu, Houthi mengklaim bahwa pertahanan udara mereka menembak jatuh sebuah pesawat tempur koalisi. Media Saudi menyalahkan kecelakaan tersebut atas kerusakan teknis, dan mengatakan bahwa pilot pesawat tersebut dievakuasi dengan aman. Awal pekan ini, milisi tersebut merilis video yang menunjukkan penyelam angkatan laut Houthi yang menyita pesawat tak berawak AS di luar pantai di lepas pantai Yaman. Pada tanggal 30 Desember, Houthi melaporkan menjatuhkan pesawat pengintai Saudi.

Yaman telah dilanda konflik sipil dan intervensi luar negeri yang dipimpin Saudi sejak awal 2015, ketika pemberontak Houthi menggulingkan pemerintahan Presiden Mansur Hadi dari ibu kota negara tersebut. Sejak Maret 2015, sebuah koalisi pimpinan-Saudi telah melakukan sebuah kampanye militer dalam upaya memulihkan pemerintahan Hadi.(Sput/ft/int/dk)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s