Uni Eropa Mendukung Kesepakatan Nuklir Iran Di Tengah Ancaman AS

Fokustoday.com, 12 Januari 2018 – 

Kekuatan Eropa telah menegaskan kembali tekad mereka untuk melestarikan kesepakatan nuklir Iran dengan latar belakang upaya AS untuk melemahkan kesepakatan multinasional tengara tersebut.

eropa.jpg

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian  sebelum pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan kepala kebijakan Uni Eropa, Federica Mogherini dan menteri luar negeri Inggris, Jerman dan Prancis di markas besar Uni Eropa di Brussels pada tanggal 11 Januari 2018.

Setelah pertemuan Kamis dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Brussels, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, dan diplomat teratas dari Jerman, Prancis dan Inggris, bergiliran menyampaikan sebuah pernyataan untuk mempertahankan kesepakatan nuklir 2015.

“Fokus pertemuan hari ini adalah pada pekerjaan yang sedang berlangsung untuk memastikan implementasi Joint Comprehensive Plan (JCPOA) secara penuh dan berkelanjutan, kesepakatan nuklir dengan Iran, oleh semua pihak,” kata Mogherini.

“Kesepakatan itu berhasil, pihaknya menyampaikan tujuan utamanya yang menjaga agar program nuklir Iran diawasi dan diawasi ketat, “katanya, menyoroti sembilan laporan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang mengkonfirmasikan kepatuhan Iran terhadap kesepakatan tersebut.

“Pada saat ancaman nuklir akut, Uni Eropa bertekad untuk mempertahankan JCPOA sebagai elemen kunci dari arsitektur non-proliferasi internasional. Uni Eropa tetap berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan perjanjian secara penuh dan efektif, termasuk untuk memastikan bahwa pencabutan sanksi terkait nuklir memiliki dampak positif pada hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Iran, termasuk keuntungan bagi rakyat Iran”.

Baca Juga :

Mogherini juga menyatakan keprihatinan Uni Eropa atas program rudal konvensional Iran dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, namun mencatat bahwa masalah tersebut berada di luar lingkup kesepakatan nuklir.

Dalam sebuah posting di akun Twitter-nya, Zarif mengatakan bahwa ada “konsensus yang kuat” di Brussels tentang komitmen penuh Iran terhadap pihak yang menawar, namun kepatuhan lebih lanjut bergantung pada kepatuhan Washington terhadap JCPOA.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson juga memuji kesepakatan nuklir tersebut dan menekankan bahwa sejauh ini tidak ada yang mengajukan alternatif yang lebih baik sesuai kesepakatan tersebut.

“Kami sangat menghargai JCPOA, kesepakatan nuklir dengan Iran, kami pikir ini adalah pencapaian diplomatik yang cukup besar,” katanya.

“Iran mematuhi kesepakatan ini menurut Badan Tenaga Atom Internasional,” Johnson menyatakan.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel menyatakan tekad Eropa untuk melindungi kesepakatan tersebut “melawan setiap keputusan yang merongrong.”

Diplomat tertinggi Prancis Jean-Yves Le Drian juga mencatat, “Kesepakatan itu penting dan tidak ada alternatif lain.”

Pertemuan tersebut dilakukan saat Presiden AS Donald Trump menghadapi beberapa tenggat waktu untuk memutuskan apakah akan memperpanjang sanksi bantuan untuk Iran sebagai bagian dari kesepakatan nuklir tersebut. (FT/akm)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s