Uang Saldo Tabungan KJP menghilang, warga mengeluh kemana ?

kjp2.jpg

Fokustoday.com-18 Januari 2018

Sejumlah warga di kelurahan Pisangan Baru, Jakarta Timur, mengeluhkan hilangnya uang di saldo Kartu Jakarta Pintar (KJP). Padahal sebelumnya telah dicek masih ada.

Salah seorang warga bernama Rubiah terkejut saat melihat saldo dari kartu Bank DKI hanya menyisakan Rp 22.000. Padahal, sebelumnya sudah ada pemberitahuan bahwa uang KJP sudah turun beberapa hari lalu.

Hal serupa juga dialami Mariah. Wanita tengah baya ini memiliki anak sekolah di SMK swasta. Kartu bank DKI di ATM-nya hanya tersisa Rp 13.000.

“Saya bingung kemarin ada pemberitahuan katanya uang KJP sudah cair, kok sekarang gak ada ya,” ujarnya dengan nada sedih, sebagaimana dilansir NNC, Selasa (16/01/2018).

Wati, asisten rumah tangga juga hanya bisa memandang miris mesin ATM setelah melihat saldo bank DKI-nya hanya Rp 2500.

“Kok belum masuk juga ya. Katanya sudah dari kemarin-kemarin, kok ga ada,” ujar ibu dari tiga anaknya yang menerima KJP.

Nasib serupa terjadi pada Ida, yang dua anaknya mendapat KJP sejak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sehari sebelumnya masih ada dananya Rp 1.326.0000. Namun begitu hendak dibelanjakan kebutuhan sekolah dan susu, tidak ada saldo tersisa.

“Saya bener-bener gak percaya, saya sudah mengambil barang-barang kebutuhan taunya gak bisa dipakai. Saya penasaran, saya cek di mesin ATM, saldo Rp 0. Seumur-umur punya KJP saya gak pernah menyisakan saldo sampai habis,” tandas Ida gemas.

Ia kemudian menanyakan ke kantor Bank DKI Matraman, dan tak mendapat jawaban memuaskan. Menurut keterangan petugas di sana, rekening diblokir. Masih penasaran, Ida lantas ke Suku Dinas Pendidikan di Rawa Bunga, Kampung Melayu, untuk mencari jawaban, namun di sana sudah ada ratusan orang mengantre dengan persoalan yang sama.

“Tolong pak Gubernur Anies bantu persoalan warga miskin seperti saya. Kalau dulu saya bisa langsung ngadu ke Pak Ahok atau SMS kemduian direspon, sekarang bingung kemana lagi mengadukan nasib warga miskin,” keluh Ida.

Sebagaiman diketahui, Kartu Jakarta Pintar (KJP) merupakan program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta. Dengan adanya KJP ini diharapkan siswa penerima bisa menamatkan pendidikan minimal sampai dengan jenjang SMA/SMK, mutu pendidikan di Provinsi DKI Jakarta meningkat secara signifikan serta peningkatan pencapaian target APK pendidikan dasar dan menengah.

Siswa miskin adalah peserta didik pada jenjang satuan pendidikan sekolah dasar sampai dengan menengah yang secara personal dinyatakan tidak mampu baik secara materi maupun penghasilan orang tuanya yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Kebutuhan dasar pendidikan yang dimaksud mencakup seragam, sepatu, tas sekolah, biaya transportasi, makanan serta biaya ekstrakurikuler. (ft/nas/s/dE0)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s