Pelanggan Bisa Cek “Nomor Siluman” Registrasi SIM Card

Fokustoday.com, 7 Februari 2018 – 

Para pelanggan sudah bisa memanfaatkan fasilitas cek nomor seluler yang telah diregistrasi. Ada berbagai cara untuk melakukan pengecekan nomor siluman ini.

simcard.png

SIM Card

Untuk diketahui, fitur cek nomor ini dihadirkan pemerintah dan operator sebagai bentuk antisipasi apabila ada penyalahgunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) untuk registrasi nomor seluler yang bukan miliknya.


Apabila menemukan kejadian seperti itu, pelanggan tersebut berhak protes dan tidak memvalidasi nomor bersangkutan.

“Untuk masing-masing pelanggan operator sudah tersedia fitur cek tersebut. Untuk yang non pelanggan, sedang dikembangkan oleh operator,” ujar Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Agung Harsoyo, Rabu (22/11/2017).

Fasilitas pengecekan nomor ini berbeda satu operator dengan operator lainnya. Ada yang bisa dicek melalui website tapi ada juga yang melalui pesan singkat.

Apabila ditemukan identitas di nomor seluler lain tanpa seizin pemiliknya, Agung menyarankan untuk datang ke gerai operator dan menunjukkan identitas asli serta meminta nomornya diblokir.

Berikut fasilitas cek nomor dari pemerintah:

1. Telkomsel
Via WEB https://telkomsel.com/cek-prepaid

2. Indosat Ooredoo
Via SMS dengan format
INFO#NIK kirim ke 4444
INFO#MSISDN kirim ke 4444

3. Xl Axiata
Via USSD dengan format
*123*4444#

4. Tri Hutchinson
Via WEB https://registrasi.tri.co.id

5. Smartfren
Via Web https://my.smartfren.com/check_nik.php

6. Net1 STI
Via Web https://my.net1.co.id

Berdasarkan pengalaman singkat detikINET kepada tiga operator, yaitu XL, Telkomsel dan Hutchison 3 Indonesia (Tri).

Saat mengakses *123*4444# untuk mengecek nomor di XL, apabila pelanggan belum melakukan registrasi maka akan diberi pilihan berupa cara registrasi dan info lengkap. Jika sudah daftar, setelah menekan *123*4444# yang muncul adalah nomor bersangkutan telah diregistrasi.

Untuk pengecekan nomor seluler di Telkomsel, bisa dilakukan melalui website. Kolom seperti nomor telepon, NIK, dan password harus diisi terlebih dahulu.

Setelah itu, klik ‘Cek Nomor Saya’. Jika Anda belum melakukan registrasi nomornya, muncul tulisan “Nomor Handphone yang Anda masukkan belum teregistrasi. Silahkan lakukan Registrasi Ulang”.

Sedangkan saat mencoba di situs Tri dengan mengisi kolom berisi NIK dan nomor KK, hasilnya gagal. Pada situasi seperti ini, artinya NIK dan nomor KK Anda tidak disalahgunakan, jika memang tidak memiliki nomor Tri.

“Kalau saya, misalnya, hanya memiliki/mendaftar satu nomor di operator terkait, pas saya cek kok muncul tiga, berarti dua yang lain dilakukan orang lain menggunakan identitas saya. Saya berhak meminta operator tersebut, dengan menunjukkan identitas asli, utk memblokir dua nomor lain tersebut,” tutur Agung.

Apabila menemukan kejadian seperti itu, maka orang tersebut berhak protes dan tidak memvalidasi nomor bersangkutan. (Detik/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s