Israel Berharap dan mengandalkan Rusia cegah Perang dengan Iran-Suriah.

F16 Israel.jpg

F 16 Israel yang Tertembak Jatuh oleh Suria

Faktapos.com – Tel Aviv. 13 Februari 2018.
Israel berang terhadap Suria pasca tembaknya jet tempur F-16 milik Israel. Israel berharap ini tidak akan memicu kelanjutan perang antara Iran-Suria vs Israel, yang didalamnya ada Hizbullah.

Michael Oren, Wakil Menteri di Kabinet Benjamin Netanyahu lebih berharap Rusia sebagai sekutu Iran mampu melakukan pencegahan pendegahan itu daripada Amerika Serikat (AS).”Bagian Amerika dari persamaan ini adalah untuk mendukung kami, namun AS saat ini hampir tidak memiliki pengaruh di lapangan. Amerika tidak memiliki sumbangsih di Suriah. (Negara) ini tidak ada dalam permainan,” katanya.

Baca : Miliki 70.000 Rudal Jarak Jauh, Hizbulah-Suriah, Siap Jangkau Seluruh Tanah Israel.

“Harapannya adalah bahwa Rusia akan menghentikannya, karena saya rasa tidak ada yang tertarik saat ini dalam sebuah perang,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Senin (12/2/2018).

Oren menambahkan, pemerintah Israel berasumsi bahwa Rusia memiliki kemampuan untuk menahan Iran dan Suriah.

Setelah eskalasi pecah tiba-tiba di wilayah tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Rusia Vladimir Putin langsung mengadakan percakapan telepon dengan membahas situasi yang memburuk.

Baca  : Pasca Jatuhnya Pesawat F-16, Israel Kerahkan Sistem Anti Rudal Ke Perbatasan Suriah

Seperti diketahui, dalam percakapan telepon itu Putin meminta semua pihak termasuk Israel untuk menahan diri dan menghindari konfrontasi lebih lanjut.

”Pihak Rusia berbicara untuk menghindari langkah-langkah yang bisa mengarah pada babak baru konfrontasi berbahaya di wilayah tersebut,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga telah mendesak masyarakat global untuk menghormati integritas dan kedaulatan Suriah dan tidak memperparah situasi di Timur Tengah.

Baca : Iran Pamerkan Rudal Terbaru Dalam Peringatan 39 Tahun Revolusi Islam Iran

”Moskow sangat prihatin dengan perkembangan dan serangan terakhir di Suriah. Bahaya meningkatnya ketegangan di dalam dan sekitar zona de-eskalasi, yang telah menjadi faktor penting dalam mengurangi kekerasan di Suriah, menjadi perhatian khusus,” kata kementerian itu.

Pada tanggal 10 Februari lalu Israel mengklaim bahwa salah satu serangannya telah menjatuhkan sebuah pesawat tak berawak (UAV) Iran yang meluncur ke Israel dari wilayah Suriah di Dataran Tinggi Golan. Setelah mencegat kendaraan tak berawak tersebut, jet-jet tempur Israel menggempur wilayah Suriah yang diyakini sebagai lokasi operator UAV Iran.

Baca : Jet Tempur F-16 Israel Tertembak Jatuh di Suria.

Militer Suriah yang tak terima dengan serangan Israel menyambutnya dengan rentetan tembakan rudal anti-pesawat. Rentetan tembakan itu salah satunya telah menjatuhkan sebuah pesawat jet tempur F-16. Pesawat tempur itu masih mampu bertahan sampai akhirnya jatuh di wilayah Israel dan pilotnya berhasil mengeluarkan diri meski mengalami luka serius. (Ft/Int/Muhaimin/Sindows/SA).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s