Suriah Menghadapi “Gelombang Baru” Intervensi AS

Fokustoday.com – Moskow, 20 Februari 2018.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Suriah menghadapi “gelombang baru” intervensi AS, di mana Washington masih mengejar kepentingan geoekonomi di negara Arab.

iran.jpg

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (2 L), Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (C) dan penasihat presiden tertinggi Suriah Bouthaina Shaaban menghadiri konferensi Klub Diskusi Valdai di Moskow, 19 Februari 2018. (IRNA)

“Sayangnya, kita melihat gelombang baru intervensi dan pendudukan asing terutama oleh AS, yang didorong oleh sebuah obsesi,” Zarif mengatakan pada sebuah konferensi di Moskow pada hari Senin.

“Jika kita melihat serangan AS terhadap pasukan Suriah pada 7 Februari, kita melihat keuntungan, kepentingan geoekonomi yang picik untuk merebut wilayah,” tambahnya.

Serangan terhadap pasukan Suriah dan sekutu mereka terjadi di provinsi Dayr al-Zawr timur, dengan seorang pejabat AS mengklaim bahwa lebih dari 100 pasukan pro-pemerintah tewas dalam serangan tersebut.

 

Washington mengatakan bahwa mereka melancarkan serangan tersebut setelah pasukan Suriah menyerang markas yang disebut Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang mencakup militan Kurdi.

Bulan lalu, Turki meluncurkan Operasi yang disebut Cabang Zaitun di wilayah Suriah barat laut Afrin dalam upaya untuk menghapus militan Kurdi yang didukung AS.

Diplomat tertinggi Iran pada Senin memperingatkan bahwa penggunaan proxy oleh AS berbahaya bagi wilayah tersebut.

Baca Juga :

“Kami percaya bahwa kegelisahan tetangga Turki kami tentang desain AS di wilayah ini dapat dimengerti, tapi ini bukan cara untuk mengatasi kecemasan tersebut … Serangan di wilayah orang lain bukanlah cara untuk mengatasi masalah,” kata Zarif.

“Masalah di Afrin bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya melalui sumber sah dan sah yang kita miliki, melalui pemerintah Suriah,” tambahnya.

Zarif juga menekankan bahwa negaranya tidak memiliki pangkalan militer atau kehadiran militer di Suriah.

Menteri luar negeri tersebut merujuk pada serangan udara Israel yang melanda Suriah awal bulan ini, menyerukan diakhirinya “agresi” Israel.

“Apa yang terjadi di Suriah pada hari Sabtu [10 Februari]? Israel telah melanggar wilayah udara Suriah beberapa kali. Perlu dicatat bahwa Israel mengebom Suriah secara permanen. Dan pasukan Suriah berhasil menurunkan pesawat Israel untuk pertama kalinya,” kata Zarif.

Militer Suriah menembak jatuh setidaknya satu F-16 Israel pada 10 Februari. Selama beberapa tahun terakhir, militer Israel telah meluncurkan serangan sporadis terhadap berbagai sasaran di tanah Suriah, dalam serangan yang dibanting oleh Suriah sebagai upaya untuk meningkatkan kelompok teror. (FT/akm)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s