Jokowi : Jangan sebar fitnah saya PKI

jkw

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato saat Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/4).

Fokustoday.com-  Jakarta, 8 Februari 2018

Jokowi mengaku dirinya kerap difitnah dan dituduh sebagai bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia juga membantah tudingan itu.

Bahkan, Jokowi menguraikan panjang lebar bahwa tuduhan itu sama sekali tak berdasar. Mantan Gubernur DKI itu sampai merunut riwayat hidupnya dan sejarah PKI.

“Saya lahir pada 1961 dan PKI dibubarkan pada 1965. Berarti saya baru umur 3-4 tahun, masa ada PKI balita, ya enggak? Lucu banget kan, itu yang memfitnah ngawur,” kata Jokowi di Lapangan Parkir Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/3/2018).

Baca : Menelisik Isu Kebangkitan PKI menjelang Pilkada Serentak dan Pilpres 2019
Ia mengaku bingung bagaimana menyikapi fitnah semacam itu. Jokowi merasa serbasalah.

“Saya kadang juga mau marah ya gimana, enggak marah ya gimana, serbasalah. Tapi saya juga mau blak-blakan, jadi kalau tidak diingatkan seperti itu, ada loh orang yang percaya, coba logikanya enggak masuk kan? Masih ada yang percaya juga,” ucap Jokowi.

Jokowi meminta masyarakat mewaspadai kabar bohong ataupun fitnah yang saat ini marak terjadi.

“Jangan gampang dipengaruhi oleh fitnah-fitnah, jangan gampang dipengaruhi oleh kabar-kabar bohong, jangan sampai mencela dan menjelekkan, karena kita semua adalah saudara,” Jokowi berujar.

Baca : Urutan Kepercayaan Parpol Pada Isu Kebangkitan PKI.
Rukun Jelang Pemilihan Bupati

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato saat Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/4). Jokowi mengajak peserta yang hadir untuk mengelola keberagaman. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Jokowi tak lupa menitip pesan jelang penyelenggaraan Pilkada Serentak. Ia meminta masyarakat Bogor tetap rukun dan menjaga persaudaraan di tengah pemilihan Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat pada tahun ini.

Baca : Apakah Jokowi seorang PKI ? Inilah hasil survey.

“Jangan sampai kita diadu domba, dipecah belah gara-gara pesta demokrasi, gara-gara beda pilihan gubernur, bupati, wali kota, atau pilihan presiden. Negara ini negara besar. Jangan karena hal-hal kecil seperti itu masyarakat diadu-adu,” tandas Jokowi. (ft/nas/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s