Ulama Garis Keras, Husein Shadiq Shirazi ditangkap di Iran.

Husein Shirazi.jpg

Husein Shirazi

Fokustoday.com – Iran, 10 Maret 2018.
Seorang anak ulama oposisi terkenal di Qom ditangkap oleh otoritas yang berwenang karena melakukan pembangkangan dan melecehkan Pemimpin Iran dengan menggambarkan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei sebagai “firaun”  dalam sebuah ceramahnya.

Hussein al-Shirazi ditangkap pada hari Senin pagi karena secara terbuka mengkritik praktik dan undang-undang dasar Iran, menurut jaksa pengadilan ulama Qom atas surat perintah penangkapan Shirazi, juga sudah melakukan perlawanan atas kebijakan pemerintah dan kesepakatan ulama Iran lainnya,

Disamping kritikan dalam ceramahnya, dimana Husein Shirazi membandingkan peraturan mullah dengan Firaun Mesir kuno, mengatakan bahwa Iran adalah sebuah negara tirani,  serta mengkritik kebijakan pemerintah atas demontran dan kritikus lainnya.

Kelompok Shirazi yang merupakan Syiah garis keras juga menentang kebijakan dan kesepakatan ulama Iran akan dilarangnya menumpahkan darah saat acara-acara ritual Syiah (seperti Asyura), juga keharusan menjaga persatuan antar ummat Islam dengan tidak membahas isu-isu polemik sensitif  Sunnah-Syiah.

Penolakan Keluarga

Sumber yang dekat dengan keluarga Shirazi melaporkan bahwa dinas intelijen Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) bertanggung jawab atas penangkapan Shirazi serta pelecehan terus menerus terhadap keluarga Shirazi selama bertahun-tahun hingga sekarang.

Keluarga Shirazi telah lama menolak peraturan para ulama (mullah) dan Pemimpin Tertinggi Khamenei.  Mereka memiliki pengikut di Iran, Irak, dan negara-negara lain (tetapi sudah cukup menurun sekarang),  Hanya saja, mereka menawarkan gagasan ekstremis yang memicu sektarianisme di wilayah tersebut sehingga dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip intelektual. .

Keluarga Shirazi telah cukup lama menjadi oposisi dengan pemerintahan Republik Islam Iran.

Penting untuk dicatat bahwa keluarga Shirazi adalah kelompok ekstrim yang menawarkan gagasan ekstremis serta sektarianisme yang berbeda secara prinsip dengan para mulla di Iran.

Iran mungkin perlu mempertimbangkan bagaimana mereka menangani kritik dan demontrasi, seperti yang beberapa waktu yang lalu terjadi. Tetapi sebagai sebuah negara mereka juga mungkin memiliki hak bagaimana aturan serta batasan terhadap kritik dan demontrasi yang layak, boleh dan masih diiznkan. (Ft/Int/FI/SA).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s