Teroris Membunuh 4 Warga Sipil Yang Mencoba Melarikan Diri Dari Ghouta Timur

Fokustoday.com – Ghouta, 11 Maret 2018.

 

Seorang wanita dan tiga anak tewas saat Teroris melepaskan tembakan ke arah warga sipil untuk mencegah mereka meninggalkan Ghouta Timur Suriah, kantor berita Suriah SANA melaporkan. Korban mencoba melarikan diri melalui jalan yang aman.

Ghouta.jpg

Ghouta Timur

Keempat warga sipil tersebut berusaha melewati koridor kemanusiaan yang baru dibuka dari Jisrein ke Mlekha selama jeda kemanusiaan kedua belas, SANA melaporkan dengan mengutip wartawannya di lapangan pada hari Sabtu.

Daerah yang sama melihat meningkatnya jumlah konfrontasi antara penduduk setempat dan militan setelah pembukaan pos pemeriksaan Jisrein-Mlekha pada hari Kamis, menurut juru bicara Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, Mayor Jenderal Vladimir Zolotukhin.

Baca Juga :

Militer Rusia:Teroris Terus Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata di Suriah

600 Tewas dan Ribuan Luka-Luka Akibat Serangan Teroris di Ghouta Timur

[Ghouta Timur] Pemberontak Halangi Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Oleh Pemerintah Suriah

Militan Ghouta Menyerang Konvoi Sipil 300 Keluarga, Setidaknya 3 Mobil Dibakar

Wawancara [Video] Kasus Suria dengan Jurnalis Politik Inggris: Marcus Papadopoulos.

Inilah Lima Kelompok Teroris Yang Membuat Kekacauan di Ghouta Timur

“Setelah pembukaan pos pemeriksaan tambahan ke arah daerah Jisrein-Mlekha, pihak Suriah telah melaporkan peningkatan bentrokan antara warga sipil dan militan yang menghalangi jalan keluar dari daerah tersebut,” kata Zolotukhin kepada wartawan.

Pada hari Jumat, militer Rusia mengatakan bahwa kelompok pertama militan menyerahkan senjata mereka dan meninggalkan daerah pinggiran Damaskus yang dikuasai pemberontak melalui koridor Muhayam al-Wafideen. Peningkatan jumlah pejuang pemberontak di Suriah berusaha melepaskan diri dari teroris Jabhat Al-Nusra, menurut kepala Pusat Rekonsiliasi, Mayjen Yury Yevtushenko.

Militan di Ghouta Timur telah memblokir warga sipil yang mencoba meninggalkan pinggiran kota sejak koridor kemanusiaan pertama dibuka pada akhir Februari. Militer Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa teroris menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dan rumah mereka sebagai tempat penampungan. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s