Ree-Tweet Berita Hoax, Dua Anggota DPR dipolisikan. Mengapa?

fh fot

Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Fokustoday.com – Jakarta, 13 Februari 2018.
Setelah Fadli zon melaporkan kasus Hoaks mengenai dirinya, sekarang gentian Fadli zon dan kompatriotnya di Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah, dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial Twitter.
Fahri dan Fadli dilaporkan ke Markas Polda Metro Jaya. Yang melaporkannya mereka seorang pria bernama Muhammad Rizki, dengan nomor laporan LP/1336/III/2018/PMJ/DITRESKRIMSUS tanggal 12 Maret 2018.

Menurut Muhammad Zakir Rasyidin, kuasa hukum Rizki, Fahri dan Fadli dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE.
“Menjadi dasar kami melaporkan ada dua akun Twitter yang kami duga milik pejabat tinggi negara yang kebetulan keduanya memegang jabatan wakil ketua DPR RI. Adapun yang menjadi alasan kenapa kita melaporkan adalah sebagai masyarakat kita ikut berpartisipasi dalam rangka berantas hoax,” kata Zakir.

Baca : Fahri Hamzah siapkan berkas laporkan Presiden PKS ke Polisi
Kicauan Fahri Hamzah yang dilaporkan ke polisi yakni tulisannya di akun Twitter pada 4 Maret 2018.
Dari web resmi @jawapos menemukan bahwa ketua MCA adalah Ahoker. Jadi maling teriak maling dan ngaku Muslim segala. Ayok @DivHumas_Polri selesaikan barang ini. Jangan mau merusak nama Polri dengan menyerang identitas agama,” tulis Fahrifh hoax.jpg

Zakir mengatakan, media yang dikutip Fahri Hamzah untuk menuduh Ahokers, telah memberikan klarifikasi bahwa berita itu akan memunculkan kegaduhan.
“Maka dari itu pihak media mengklarifikasi dan mencabut. Tapi yg amat kita sayangkan posisi FH dan FZ yang pejabat tetap mempertahankan berita hoax itu,” kata Zakir.
Baca : Sebut Fadli Zon “Bapak Hoax”, Faizal Assegaf Dilaporkan ke Bareskirim

Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan, Fadli Zon juga pernah salah me-retweet cuitan di Twitter. Ia terang-terangan mengatakan memang membela Ananda Sukarlan yang dilaporkan Fadli lantaran me-retweet (RT) akun yang diduga menyebarkan hoax.

“Karena saya pada posisi membela Ananda Sukarlan, saya melihat bahwa Ananda ini bukan muslim cyber army (MCA) dan Saracen, dia ini pianis yang baik. Dan mungkin saja dia salah RT. Pak Fadli Zon juga pernah salah RT Twitternya Fahri Hamzah dari sebuah online yang kemudian diklarifikasi sama onlinenya itu hoax,” kata Toni di DPP PSI, Jakarta, Sabtu 10 Maret 2018. Jika dua wakil rakyat tidak bias menjaga sikap dan marwahnya sebagai wakil  rakyat, apa yang seharusnya kita lakukan ? (Ft/Nas/es).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s