PKS Kecewa jika Jendral Gatot Mendampingi Prabowo sebagai Cawapres 2019?

Jendral Gatot dan Prabowo Subianto.jpg

Jendral Gatot Nurmantyo dan Prabowo Subianto

Fokustoday.com – Jakarta, 23 Maret 2018.
Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dikabarkan telah mendaftarkan diri ke Partai Gerindra sebagai bakal calon Presiden untuk Pemilu 2019. Politikus Gerindra Syafii berkata, peluang Gatot menjadi pendamping Prabowo masih terbuka lebar. Sebab, saat ini pihaknya tengah fokus mencari sosok pendamping Prabowo. Selain Gatot, lanjutnya, ada pula sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang masuk dalam radar Gerindra sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

Melihat gelagat kemungkinan Jendral Gatot berpasangan dengan Prabowo. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan koalisi loyal dengan Gerindra merasa tersaingi dan seakan ada yang membaypas-nya.  Walaupun secara formal mereka mengaku tidak mempermasalahkannya.

Apakah ini berarti kemungkinan calon wakil Prabowo Subianto dari PKS kandas? Politikus Almuzammil menjelaskan bahwa Gatot tidak masuk dalam bursa capres/cawapres yang diwacanakan oleh PKS. Pasalnya, menurut dia, PKS sudah menunjuk sembilan kadernya untuk diseleksi sebagai capres/cawapres.

Sembilan nama kader PKS, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufrie, Tifatul Sembiring, Almuzammil Yufuf, dan Mardani Ali Sera.

Meski tak masuk daftar, Almuzammil menilai Gatot bisa menjadi salah satu sosok yang bakal diusung PKS jika mendapat restu Majelis Syuro PKS.

Di sisi lain, Almuzammil berkata sembilan nama itu tidak dipaksakan untuk dipilih sebagai cawapres jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto resmi menjadi capres. Almuzammil hanya berharap Gerindra menghormati upaya yang dilakukan oleh PKS dalam mengusung kadernya sebagai pemimpian.

“Tentunya kalau Gerindra dengan PKS saling menghormati fatsun. Gerindra suaranya lebih besar dari PKS, kami menghormati fatsun itu. Tentu mereka juga harus menghormati fatsun kita sebagi parpol,” ujar Almuzammil.

Lebih dari itu, Almuzammil yakin Gerindra dan PKS akan berkoalisi di Pilpres tahun 2019. Namun ia juga tidak mengelak jika ada kemungkinan poros ketiga terbentuk.

Keinginan serta kesiapan Jenrdal Gatot Nurmantyo sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, bisa membuyarkan wacana PKS untuk mengusung kadernya mendampingi Prabowo Subianto. Apakah kemungkinan koalisi akan pecah? Kemungkinan itu terasa mengada-ada, walaupun kekecewaan bisa jadi dirasakan oleh PKS. Apalagi Jendral Gatot diterima disemua kalangan dan elektabilitasnya cukup tinggi. (Ft/Nas/SA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s