Kader PKS atau Jendral Gatot yang lebih layak Dampingi Prabowo Subianto?

Jendral Gatot dan PKS.jpg

jendral Gatot atau Kader PKS yang layak dampingi Prabowo Subianto

Fokustoday.com – 25 Maret 2018.
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mencoba memberikan pembelaan terhadap pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Indonesia tentang ‘Indonesia bubar 2030’. Menurut Gatot, di tahun politik, pernyataan itu bisa dipersepsikan menjadi negatif atau positif. Jika dilihat dari sisi positif, pernyataan itu bisa diartikan sebagai peringatan serius yang harus dipikirkan solusinya. Bahkan Gatot mengatakan,  “Soal ancaman Indonesia bubar 2030 malah bisa lebih cepat.” Jika dan apabila….(CNN, 23/3).

Seperti yang diberitakan CNN (24/3), Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai pembelaan Gatot terhadap Prabowo sebagai sinyal politis. Gatot dianggap sedang berusaha mendekat ke Gerindra guna menjadi kandidat calon presiden maupun calon wakil presiden dari partai itu. Apalagi seperti diberitakan sebelumnya Jendral Gatot memang sudah menemui Prabowo Subianto yang menyebabkan seakan PKS dibaypas, sebab sebelumnya PKS sudah menyiapkan kader-kadernya untuk mendampingi Prabowo.

Adi menilai Gatot tinggal berharap pada poros Prabowo (Gerindra dan PKS) agar mau menerimanya untuk bergabung ketimbang masuk ke poros Presiden Joko Widodo atau poros ketiga. Adi juga menilai sosok Gatot dianggap mampu mendongkrak elektabilitas Prabowo apabila dirinya dicalonkan sebagai cawapres maupun dapat meningkatkan elektabilitas parpol pengusungnya.

Gatot memang lebih memungkinkan ke poros Prabowo (Gerindra) daripada ke poros Jokowi. Disamping karena dalam bursa cawapres Jokowi, sejumlah nama telah muncul mulai dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan lainnya.

Gatot juga sering melontarkan pernyataan yang justru memiliki kecenderungan menguntungkan kelompok Alumni 212 ketimbang menguntungkan Jokowi. Artinya kedekatan dengan alumni 212 lebih terasa buat Gatot.

Pertanyaann yang mesti diajukan sebenarnya adalah bagaimana dengan poros prabowonya sendiri, terutama PKS? Sebab jelas PKS berharap mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapresnya. Bahkan dikatakan mereka sudah mempersiapkan sembilan nama kader PKS, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufrie, Tifatul Sembiring, Almuzammil Yufuf, dan Mardani Ali Sera.

Kalkulasi politik, keuntungan koalisi dan strategi lainnya pasti sedang dipikirkan oleh mereka, mana nama-nama yang cocok secara kombinasi untuk disandingkan dengan Prabowo Subianto. Apakah dari PKS atau boleh dari lainnya? (Ft/Nas/SA).

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s