[Akhirnya Terkuak ] Data tak tunjukkan Ekonomi AS sedang Booming.

ekonomi as

Data menunjukkan Ekonomi As membaik hanya prediksi semata

Fokustoday.com- Jakarta, 26 Maret 2018

Trump sangat percaya diri dengan pertumbuhan ekonomi AS yang bergerak cepat. Tetapi kalau lihat data ekonomi tahun lalu rata  penambahan kesempatan kerja 138.000 per bulan, kurang dari 180.000 yang ditarget. Penghasilan per jam rata-rata tumbuh 2,5% year-over-year, lebih rendah dari 2,6% target yang ditetapkan atau masih di bawah tingkat pra-resesi. Pengangguran turun ke 4,3% atau lebih rendah dari 4,4% yang diharapkan stabil. Pertumbuhan kesempatan kerja terjadi secara natural namun tidak diikuti oleh meningkatnya upah secara significant. Itu karana pekerjaan lebih banyak disektor kontruksi yang memang sedang digalakkan Trump.

Baca : Sri Mulyani nilai Isu Hutang diplintir luar biasa, seolah-olah Indonesia Krisis Hutang. Ini Penjelasannya.

Secara lebih luas, pertumbuhan PDB AS pada kuartal pertama masa kepresidenan Trump sangat rendah hanya pada 1,2% pertumbuhan tahunan. Meskipun ada beberapa faktor musiman yang membebani jumlah tersebut dan kuartal kedua terlihat seperti bangkit kembali, bukan seolah-olah ekonomi sedang booming. Itu sebagai kelanjutan dari kebijakan Pemulihan ekonomi Obama. Memang lamban dan rendah tetapi trend nya memang bergerak naik. Kini 3 %. Contoh pada tingkat industri yang lebih spesifik, data dari penjualan ritel ke belanja konsumen untuk produksi industri tetap berada di jalur dengan tren pra-pemilihan Trump sebagai presiden. Justru di era Trump angka kepercayaan konsumen yang banyak dipuji telah kembali jatuh.

Foto Erizeli Jely Bandaro.

as.jpg

Ekonomi AS sudah berada di jalur yang benar dalam rangka recovery sejak era Obama. Faktanya menunjukkan bahwa ekonomi akan terus tumbuh dan bahkan mungkin memiliki ruang untuk berakselerasi, tetapi tidak sehebat retorika Trump. Memang index bursa naik namun semua tahun bursa bukanlah satu satunya indikator kenaikan ekonomi. Komposisi pasar tidak mencerminkan kontribusi ekonomi atau industri tempat orang dipekerjakan. Sebagai contoh, perusahaan yang sahamnya meningkat tidak menunjukkan trend ekspansi bisnis yang berdampak penambahan lowongan kerja. Artinya ini mengarah kepada sifat dasar bursa AS yang suka menciptakan bubble.

Baca : Kebijakan Protektif AS akan memicu Perang Dagang Serius dengan Uni Eropa dan Kanada.

Sampai saat ini kebijakan Trump dibidang ekonomi masih banyak bersifat retorika dan rencana pemotongan pajak pun tidak diyakini berdampak kepada peningkatan ekonomi. Tetapi bagaimanapun kalau kita meliat Trump sebagai kepala administrasi maka tentu akan berkerut kening. Namun kalau kita meliat Trump yang punya latar belakang sebagai bisnisman maka langkah Trump memang langkah kompromi atau berusaha mendapatkan deal bisnis yang bagus walau karena itu dia harus membangun image tentang superior AS agar proses deal berlangsung menguntungkan AS.

Baca : Perang Dagang: Cina Siapkan Lima Langkah Hadapi Serangan AS

Jadi jika Trump menyatakan bahwa ekonomi AS sedang booming dibandingkan dengan era Obama, itu hanya PR bisnis dihadapan mitranya. Karena sesungguhnya data tidak menunjukkan itu. Bagimana pendapat Anda ? (ft/nas/es)

Sumber: ddb

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s