Zuckerberg Terpojok : Cambridge Analytica Tidak Langgar Kebijakan Data Dari Facebook.

Marx Zuckerberg dan Cambridge Analityca.jpg

Marx Zuckerberg dan Cambridge Analityca

Fokustoday.com  – Jakarta, 11 April 2018.
CEO Facebook menghadapi banyak tekanan, karena kesalahan dari pihak Facebook, ia harus menghadapi banyak pertanyaan dan kemungkinan sangsi-sangsi bahkan hukum lainnya. Setelah kasus kebocoran data pribadi yang digunakan oleh Cambridge Analityca sebagai konsultan manajemen dan kampanye global. Facebook merasa kecolongan dan itu kesalahan prosedural dari pihak Facebook.  Kebocoran itu ditengarai ada hubungannnya dengan kampanye Donald Trump bahkan hubungan dengan Rusia, Jerman dan Brexit Inggris. Kebocoran itu menuai reaksi keras termasuk juga di Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan kebocoran data terbesar no 3 setelah AS dan Philipina.  Tetapi yang lebih menyudutkan facebook adalah Cambridge Analytica tidak menganggap dirinya salah sesuai dengan prosedur pengambilan data dari Facebook.

Baca : AS Berencana Mengubah Kekebasan ‘Medsos’ Setelah Kebocoran Luar Biasa di Facebook?

Cambridge Analytica dan Personal Data

Cambridge Analytica Bantah Langgar Kebijakan Data dari Facebook

Dalam rilis yang dikeluarkan CA dalam situs resminya, mereka menjelaskan data yang mereka gunakan berasal dari General Science Research. Data pelanggan Facebook dari GSR tersebut diklaim legal.

Lebih lanjut, GSR disebut mendapatkan data melalui perangkat yang disediakan Facebook. Selain itu, CA menampik tuduhan data yang ada digunakan pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016.

Baca : Indonesia Masuk Urutan Ke 3 Kebocoran data dunia. Cambridge Analytica berbeda Data dengan Facebook.

Pasalnya, menurut CA, cara perusahaan menggunakan data sama dengan perusahaan analisis data lainnya.

“Ratusan perusahaan data telah menggunakan data Facebook dengan cara yang sama. Agar jelas, Cambridge Analytica tidak secara ilegal mengumpulkan dan membagikan data pada siapa pun dengan tidak benar,” kata Cambridge Analytica dalam pernyataannya.

Baca : Analisa : Cara Cambridge Analytica menggunakan Profile Kepribadian FB dan Manajemen Politik

Sementara itu, Facebook menolak memberikan respons mengenai pernyataan CA tersebut. Facebook sebelumnya telah memutus akses perusahaan dari jejaring sosialnya.

Facebook juga baru saja mengubah kebijakannya untuk memperjelas bagaimana jejaring sosial yang dibangun Mark Zuckerberg itu mengumpulkan data dan bekerja dengan pengembang di luar perusahaan.

Mereka mengumumkan batasan platform API yang merusak banyak aplikasi yang dibangun di Facebook tetapi langkah ini akan mencegah penyalahgunaan privasi. Facebook menggunakan Cambridge Analytica sebagai contoh penyalahgunaan data yang coba mereka lawan.

Ini juga bukan pertama kalinya Cambridge Analytica menampik tuduhan penyalahgunaan data Facebook. Sebelumnya, perusahaan itu bahkan bersedia diaudit oleh agensi yang ditunjuk Facebook untuk membuktikan dirinya tak bersalah. (Ft/Int/Cnn/SA).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s