Hassan Diab, Saksi Nyata Video Palsu “Serangan Kimia” Douma, Berbicara Kepada Media

Fokustoday.com – Douma, 21 April 2018.

Media RT telah melakukan perjalanan ke rumah sakit Douma yang diperlihatkan dalam rekaman pasca serangan senjata kimia. Para kru berbicara dengan seorang anak laki-laki yang ditampilkan dalam video tersebut, yang menceritakan kejadian tersebut.

douma.jpg

Hassan Diab, yang ditampilkan dalam video dugaan serangan kimia di Douma, berbicara dengan seorang kru / RT RT Arab

Hassan Diab, 11, tampaknya adalah anak laki-laki yang gemetar yang terlihat dalam video pasca serangan kimia yang diduga di kota Ghouta Timur. Rekaman itu diedarkan oleh media utama setelah diposting oleh apa yang disebut kelompok Revolusi Douma di Facebook.

Organisasi itu adalah salah satu dari mereka, bersama dengan White Helmets yang kontroversial, yang mengklaim bahwa pemerintah Suriah berada di belakang dugaan serangan kimia di kota itu pada tanggal 7 April. Seorang kru RT Arab mengunjungi rumah sakit itu dalam video serangan kimia yang diduga. Dalam upaya untuk menjelaskan kisah itu, para kru juga mengejar anak muda itu, yang digambarkan sebagai ‘korban’ dalam rekaman itu.

Dia mengatakan dia bersama ibunya ketika mereka didesak untuk bergegas ke rumah sakit. “Kami berada di luar, dan mereka meminta kami semua untuk pergi ke rumah sakit. Saya segera dibawa ke atas, dan mereka mulai menyiramkan air pada saya, ” kenang anak itu.

Baca Juga :

Bocah Terkena Senjata Kimia di Douma Ternyata Video Palsu Propaganda White Helmets

Teroris “Al-Nusra” dan “White Helmets” Telah Merencanakan Provokasi Senjata Kimia di Suriah

Tim Pencari Fakta Senjata Kimia (OPCW) Diserang di Douma Berakibat Misi Tertunda

“Para dokter mulai memfilmkan kami di sini [di rumah sakit], mereka menuangkan air dan mengambil video,”tambahnya. Ayah Hassan kemudian bergegas ke rumah sakit. “Saya sangat terkejut, dan bertanya apa yang terjadi, mengapa mata putra saya merah. Saya menemukan bahwa itu adalah air, tetapi dingin, dia bisa jatuh sakit, dia tidak berpakaian, ” kenang pria itu.

Penyiar Rusia, VGTRK, adalah yang pertama menemukan bocah itu dan ayahnya, dan memecahkan cerita.Sekarang, Moskow berencana untuk menampilkan video tentang Hassan pada pertemuan selanjutnya dari Dewan Keamanan PBB, utusan PBB Rusia Vassily Nebenzia mengatakan pada hari Kamis.

Terlepas dari keraguan, pos-pos dan klaim media sosial yang belum dikonfirmasi oleh White Helmets sudah cukup bagi koalisi Amerika-Inggris-Perancis untuk menyerang Suriah pada 14 April atas dugaan serangan. Pasukan pimpinan AS sangat yakin akan ‘sumber’ yang diteruskannya dengan serangan meskipun Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) bahkan belum mulai bekerja di lapangan untuk menetapkan kebenaran. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s