Terungkap! Siapa Aktor dibalik Normalisasi Hubungan Arab Saudi dan Israel

salam.jpgFokustoday.com- Ritadh, 21 April 2018

Media Arab dalam laporan terbarunya menyebut Raja Salman bin Abdul Aziz sebagai tokoh di balik normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel yang telah dilakukan secara diam-diam sejak 1990 lalu.

Almanar dalam laporannya mengutip sumber terpercaya mengungkapkan adanya kontak rahasia antara Salman bin Abdul Aziz, dengan pejabat tinggi Israel. Hal itu dilakukannya sejak menjabat sebagai gubernur Riyadh dengan tokoh rezim Zionis seperti Yitzhak Rabin yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Israel. Dilaporkan, saat ini puteranya, Mohammed bin Salman juga melanjutkan jejak sang ayah yang merapat dengan rezim Zionis.

Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dalam wawancara dengan majalah AS, The Atlantic hari Senin (3/4)  secara terbuka mengakui eksistensi rezim Zionis ,dan mengklaim Israel berhak hidup di tanahnya sendiri.

Berita Terkait:

Peran pangeran Mohammed bin Salman dalam mendekatkan hubungan yang semakin erat antara Arab Saudi dan Israel juga diakui oleh media rezim Zionis.  Radio rezim Zionis hari Minggu (8/4) menyinggung kunjungan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman ke AS serta Eropa, dan menilai Israel mulai saat ini bisa menjadikan Arab Saudi sebagai pendukungnya.

Putera mahkota Arab Saudi ketika berada di Perancis belum lama ini dalam statemennya menyebut Israel sebagai mitra.

“Israel secara diplomatik tidak akan lagi terkucil. Tel Aviv tidak hanya bisa bersandar kepada AS saja, tapi juga kepada Arab Saudi,” ujar putera mahkota Arab Saudi.

Surat kabar Qatar, Al Sharq mengangkat laporan soal dokumen yang mengungkap langkah Arab Saudi mendorong Amerika Serikat untuk membantu Israel menyerang Mesir dan Suriah, serta menduduki Palestina. Dokumen itu kembali ke masa sebelum pecahnya perang Arab dan rezim Zionis Israel tahun 1967.

Koran Al Sharq  menilai pernyataan terbaru Putra Mahkota Saudi yang menyebut Israel berhak hidup damai di wilayahnya tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, dalam sebuah dokumen, Riyadh pernah memberi lampu hijau kepada Israel untuk menduduki Palestina. Dokumen ini juga sempat dipublikasikan oleh mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh sebelum tewas.

Koran Qatar menulis, Saudi yang saat itu tengah terlibat konflik dengan Mesir terkait dukungan Kairo terhadap gerakan-gerakan politik Yaman, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada mantan presiden Amerika, Lyndon B. Johnson, mengatakan, selama Israel tidak menduduki Jalur Gaza, Gurun Sinai dan Tepi Barat, maka Mesir tidak akan pernah menarik pasukannya dari Yaman.

Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman

Transformasi Timur Tengah saat ini menunjukkan bahwa opini publik regional semakin jelas melihat  hubungan erat antara Arab Saudi dan rezim Zionis melebihi sebelumnya.

Normalisasi hubungan antara Riyadh dan Tel Aviv berlangsung di saat Israel meningkatkan aksi represif terhadap orang-orang Palestina, termasuk yang terbaru penyerangan tentara rezim Zionis terhadap pawai damai hak kembali bagi pengungsi Palestina di Jalur Gaza, yang menewaskan puluhan orang Palestina dan mencederai lebih dari 1.000 orang lainnya.

Arab Saudi sebagai lokomotif gerakan kompromi dengan Israel terus-menerus menyuarakan normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dengan rezim Zionis, terutama sejak melemparkan prakarsa peta jalan perdamaian Arab di tahun 2002. Prakarsa ini tidak lain dari perpanjangan tangan Barat dan kepentingan Israel yang merugikan Palestina.

Lebih dari itu, kerja sama antara Riyadh dan Tel Aviv dalam mendukung kelompok teroris semacam Daesh, terutama yang beroperasi di Suriah dan penentangan terhadap gerakan perlawanan Palestina, semakin menunjukkan wajah asli Arab Saudi sebagai ancaman keamanan regional dan internasional. (ft/int/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s