Inspektur OPCW Memasuki Douma Untuk Menyelidiki Dugaan Serangan Kimia

Fokustoday.com – Douma, 22 April 2018.

 

Rusia mengatakan para ahli dari Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia telah tiba di kota Suriah, Douma, tempat tersangka serangan gas dilakukan.

douma.jpg

Gambaran situasi Douma, orang-orang berlalu lalang di sepanjang jalan di kota Douma, Suriah, 20 April 2018.

Kementerian Luar Negeri Rusia membuat pengumuman pada hari Sabtu, mengatakan agen OPCW berada di lokasi untuk menyelidiki serangan yang dituduhkan pada 7 April yang digunakan sebagai dalih untuk rentetan serangan rudal Barat terhadap negara Arab.

OPCW mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tim inspektur “mengunjungi salah satu situs di Douma, Republik Arab Suriah hari ini untuk mengumpulkan sampel untuk analisis” dalam penyelidikan mereka. “OPCW akan mengevaluasi situasi dan mempertimbangkan langkah-langkah di masa depan termasuk kemungkinan kunjungan lain ke Douma,” tambahnya.

Baca Juga :

Tim Investigasi Senjata Kimia Tiba di Damaskus – OPCW

Tim Pencari Fakta Senjata Kimia (OPCW) Diserang di Douma Berakibat Misi Tertunda

Bocah Terkena Senjata Kimia di Douma Ternyata Video Palsu Propaganda White Helmets

Berulah! Kelompok Teroris Cegah Masuk Tim Investigator OPCW ke Douma

Organisasi mengatakan sampel yang dikumpulkan di Douma akan dianalisis di laboratorium yang ditunjuk OPCW dan tim akan menyusun laporan berdasarkan temuan, “serta informasi dan materi lainnya yang dikumpulkan oleh tim.”

Serangan senjata kimia yang diduga dilaporkan menewaskan sedikitnya 60 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang lain di kota, yang terletak di Ghouta Timur di pinggiran ibukota Damaskus.

Laporan media yang belum diverifikasi mengenai dugaan serangan bahan kimia itu mendorong Amerika Serikat, Inggris dan Prancis untuk menyalahkan Damaskus dan melakukan serangkaian serangan rudal terhadap sejumlah target di Suriah pada 14 April.

Pemerintah Suriah membantah keras tuduhan itu dan menyerukan kepada OPCW untuk mengirim misi pencarian fakta untuk penyelidikan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mendesak negara-negara Barat untuk menahan diri dari menghalangi penyelidikan OPCW ke dalam dugaan serangan kimia.

“Kami marah dengan distorsi terus menerus fakta dan distorsi realitas yang disengaja [pada insiden Douma], yang dapat ditemukan dalam jumlah besar dalam pernyataan oleh pejabat sejumlah negara Barat,” tambahnya.

Tim pencari fakta OPCW ditunda selama beberapa hari dalam upayanya untuk mencapai kota.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov Kamis menyalahkan teroris yang didukung asing atas penundaan itu, mengatakan bahwa militan Douma masih menjadi ancaman bagi warga dan para ahli OPCW. (FT/akm)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s