Guntur Romli Laporkan Balik Pelapor Cuitan Alquran

Fokustoday.com – Jakarta, 24 April 2018.

Setelah Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli dilaporkan oleh Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis ke Bareskrim atas tuduhan penistaan agama, Guntur Romli melaporkan balik.

Gunromli.jpeg

Guntur Romli (Tengah)

Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli melaporkan balik ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis. Hari dipolisikan atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Saya tadi dilaporkan oleh Damai Hari Lubis berdasarkan tweet tadi. Maka saya laporkan dia atas pencemaran nama baik,” kata Guntur di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Guntur menilai tweet soal Alquran yang dilaporkan oleh Hari merupakan hoax. Dia sama sekali tak pernah mengunggah posting-an tersebut.

“Laporan itu berdasarkan hoax, saya itu justru korban hoax,” ujar Guntur.

Baca Juga (Dilaporkan ke Polisi Dengan Tuduhan Penistaan Agama, Guntur Romli: Itu Hoax!)

Guntur juga menyebut pelaporan dirinya ke Bareskrim sarat muatan politis. Pasalnya, dia mendaftar menjadi calon anggota legislatif melalui PSI.

“Ya motifnya politik,” ujar dia.

Laporan Guntur terhadap Hari tertuang dalam nomor TBL/2264/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 23 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan pasal 27 ayat (3) Jo pasal 45 ayat (3) UU RI No.19 tahun 2016 2016 perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP dan atau pasal 317 ayat (1) KUHP.

Selain melaporkan Hari, Guntur juga sebelumnya melaporkan pemilik akun Twitter yang bernama Mustofa Nahrawardaya @Netizen Tofa. Akun itu diduga telah menyebarkan postingan yang bersifat hoax. Postingan itu juga yang menjadi pangkal pelaporan Guntur ke Bareskrim oleh Hari.

Laporan itu tertuang dengan nomor TBL/2235/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 22 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan atau manipulasi data dan atau ujaran kebencian berdasarkan SARA dan atau tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dengan pasal 27 ayat (3) Jo padal 45 A ayat (2) dan atau pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) dan atau pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Sementara itu, rekan Guntur, Muannas Al-Aidid menganggap Hari diduga telah membuat laporan palsu sebab unsur yang dilaporkan adalah hoax. Menurutnya, laporan itu seharusnya dicabut.

“Itu diduga membuat laporan palsu di hadapan yang berwenang dan pejabat kepolisian,” papar dia. (Detik/FT/am)

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s