Pelaku Bom Thamrin : Indonesia Sistem Syrik dan Kafir

Sidang Aman Abdurrahman di PN Jaksel

Aman Abdurrahman di PN Jaksel

Fokustoday.com- Jakarta, 29 April 2018

Terdakwa bom Thamrin dan Kampung Melayu, Aman Abdurrahman, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang, Aman menyebut Indonesia sebagai negara kafir.
“Pertama idelogi bukan Islam, kedua sistemnya juga demokrasi, dan hukum undang-undangnya juga bukan Allah,” ucap Aman di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jumat (27/4).
Ia juga mengatakan, Indonesia bukanlah negara Islam, maka dirinya harus berhijrah ke negara yang menegakkan syariat Islam. “Indonesia kan bukan negara Islam, kan sistem syirik, kafir, jika ada negara yang menegakkan syariat Islam wajib untuk hijrah,” kata Aman.

Baca : Perakit Bom Thamrin : Saya benci pemerintah karena halangi pergi ke Suriah

“Saya sebagai hamba Allah ingin hijrah tapi karena ini (kasus bom) enggak bisa,” ujarnya.
Dalam kasus ini, Aman didakwa memerintahkan empat orang untuk meledakkan bom di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Aman menyasar tempat tersebut sebagai lokasi teror karena banyak warga negara asing (WNA) di sana.
Bom tersebut akhirnya diledakkan di gerai Starbucks dan Pos Polisi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016.
Peristiwa itu saat ini sedang dibuat filmnya dengan judul “22 Menit”. (ft/nas/es)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s