Serangan ISIS Tewaskan 10 Wartawan Pemerintah Afghanistan

Peta Serangan ISIS Terhadap Wartawan di Afghanistan Menewaskan 10 Wartawan.png

Peta Serangan ISIS Terhadap Wartawan di Afghanistan Menewaskan 10 Wartawan

Fokustoday.com – Jakarta, 1 Mei 2018.
Peperangan antara pemerintah Kabul Afghanistan dan faksi-faksi radikal, terorisme terus berlangsung. Kemarin diberitakan bahwa serangan bom bunuh diri kembali dilakukan oleh kelompok ISIS. Kali ini mentargetkan kerumunan massa dan wartawan disekitar gedung pemerintahan dan keduaan AS. Serangan dengan meledaknya dua bom berturutan serta penembakan telas menewaskan 10 wartawan dan 21 lainnya.

Ledakan pertama terjadi pada 8 pagi waktu setempat di wilayah Shashdarak. Tempat ini dekat dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan kantor pemerintahan Afganistan. Peristiwa itu memancing para wartawan untuk mendekat ke lokasi kejadian.

Bom kedua meledak tak jauh dari lokasi bom pertama terjadi. Bom kedua ini meledak setelah wartawan berkumpul di tempat kejadian. Bom ini merupakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang yang menyamar sebagai kamerawan televisi, seperti disebutkan Juru Bicara Kepolisian Kabul, Hashmat Stanikzai kepada CNN.

Serangan ISIS di Afghanistan Menewaskan 36 Wartawan.jpg

Serangan ISIS di Afghanistan Menewaskan 36 Wartawan

Ledakan bom ini menewaskan sembilan wartawan, seorang diantaranya wartawan perempuan dan wartawan AFP (Agence France Presse). Kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengaku sebagai yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.

“Ini adalah pengeboman yang sangat menghancurkan staf biro kami di Kabul kami yang sangat berani dan seluruh agensi. Shah Marai adalah kolega yang sangat berharga dan telah menghabiskan 15 tahun mendokumentasikan konflik tragis di Afganistan untuk AFP,” tulis AFP Global News Director, Michele Leridon.

Marai meninggalkan enam anak, termasuk anak yang baru dilahirkan. Dalam salah satu tulisannya, Marai sempat menyebut bahwa kota Kabul sangat tak aman untuk keluarga muda.

Sementara itu di tempat terpisah, wartawan BBC Afganistan, Ahmad Shah, dilaporkan ditembak mati oleh penembak tak dikenal. Penembakan terjadi di provinsi Khost. Penembakan ini terjadi saat Shah tengah berjalan ke rumahnya, seperti disebutkan Komite Keselamatan Jurnalis. Total wartawan yang menjadi korban dalam serangan ISIS di Afganistan menjadi 10 orang.

Dalam percakapan yang didapat dari layanan perpesanan Telegram, ISIS menyebut bahwa “saudara martir” mereka meledakan rompi bom mereka diantara para murtad dan berhasil menewaskan beberapa diantara mereka dan melukai sejumlah lainnya.

Grup ini menamai pembom pertama sebagai Qaqaa al-Kurdi dan pengebom kedua sebagai Khalil al-Qurshi. Namun, ISIS tak memberikan bukti apapun atas klaim tersebut.

Afganistan telah mengalami beberapa serangan dalam beberapa minggu belakangan. Beberapa hari lalu bom mobil meledak dan menewaskan setidaknya enam orang termasuk dua orang tentara Afganistan. Serangan sebelumnya juga menewaskan 57, orang termasuk lima anak-anak, dan melukai setidaknya 100 orang. (Ft/Cnn/Int/Dak).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s