Ketua Persaudaraan Alumni 212 Minta Polri Serius Selidiki Laporan Persikusi Saat Car Free Day

Fokustoday.com – Jakarta, 2 Mei 2018.

 

Setelah terjadi dugaan intimidasi oleh sejumlah orang yang mengenakan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden terhadap orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja Pada sebuah acara Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4) pagi. Juru Bicara FPI angkat bicara.

slamet Maarif.jpg

Juru Bicara FPI sekaligus Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif

Juru Bicara FPI sekaligus Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif ‎turut menyoroti peristiwa yang menimpa Susi Ferawati, ibu yang menjadi korban persikusi oleh orang berkaus #2019gantiPresiden saat Car Free Day (CFD).

Menurutnya soal pilihan antara orang yang menggunakan kaus #DiaSibukKerja dan kaus #2019GantiPresiden ‎merupakan hak konstitusional dari setiap Warga Negara Indonesia.

“Saya pikir itu hak‎ konstitusional. Setiap warga negara boleh lah minta dilanjutkan 2 periode atau sebaliknya atau ganti presiden.”

“Faktanya memang 2019 ganti presiden, apakah yang sekarang atau yang baru kan ganti presiden,” ungkap‎ Slamet Maarif, Rabu (2/5/2018), menurut Slamet Maarif, siapapun tidak boleh melarang hal tersebut.

Baca Juga :

Massa #2019GantiPresiden Diduga Intimidasi #DiaSibukKerja (Video)

Putri Gus Dur: Politisi Juga Harus Bertanggung Jawab Atas Kejadian Di CFD

Mahfud MD nilai Persekusi di CFD itu perbuatan tidak bermoral

Aparat Kepolisian Diminta Menindak Tegas Perlakuan Intimidasi di CFD

Pengakuan Wanita dan Anaknya Yang Diduga Mendapat Intimidasi Saat Acara CFD

Lanjut mengenai laporan korban, Susi Ferawati ke Polda Metro Jaya, kata Slamet Maarif pihak Polri harus betul-betul menyelidiki apakah ada unsur intimidasi atau hanya salah paham.

Dikonfirmasi soal ke depan, apakah kegiatan politik tidak diperbolehkan lagi di area CFD?

Menurutnya hal tersebut jauh dari unsur politik karena hanya perkara pemakaian kaus.

“Saya pikir kegiatan politiknya apa di situ? Orang pakai kaus kok, dimana saja pakai kaus‎ boleh kan? Yang tidak boleh itu kalau tidak pakai baju. Itu kan pilihan orang, tidak perlu panik juga, semua ditentukan 2019, biar rakyat yang menentukan‎,” tambahnya. (Tribun/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s