Sebulan! Setya Novanto Wajib Bayar Uang Pengganti USD 7,3 Juta

Fokustoday.com – Jakarta, 5 Mei 2018.

Sebelumnya Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis. Setya Novanto dihukum pidana 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan, selain itu, Novanto dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta dikurangi uang Rp 5 miliar, yang sudah dikembalikan Novanto ke KPK. Duit ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP.

Setnov di pindah ke Lapas Sukamiskin

Terpidana kasus korupsi mega proyek pengadaan KTP-el, Setya Novanto dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jumat (4/5)

KPK menyatakan Setya Novanto memiliki waktu satu bulan untuk melunasi uang pengganti USD 7,3 juta. Jangka waktu itu diberikan sejak putusan kasusnya inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

“Tentu kita mengacu ke pasal 18 UU No 31 Tahun 1999, di sana diatur uang pengganti itu wajib dibayar,”ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).

Febri menyatakan aset Novanto akan disita jika uang pengganti itu tak dilunasi. Selanjutnya, harta kekayaan terpidana akan dilelang, sesuai dengan jumlah yang diperintahkan oleh hakim.

“Kalau sampai akhir tidak ada kekayaan, tentu bisa diganti sesuai dengan amar putusan,” kata Febri.

Pasal 18 ayat (2) UU No 31 Tahun 1999 memuat:

Jika terpidana tidak membayar uang pengganti sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b paling lama dalam waktu 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Ia menyatakan uang pengganti itu akan dikurangai dengan jumlah uang yang telah dititipkan oleh Novanto kepada KPK. Jika telah dibayar seluruhnya, maka KPK tidak akan menyita aset Novanto.

“Dan juga bagi pihak terpidana, hal tersebut berarti kita tidak perlu melakukan proses penyitaan atau perampasan dan pelelangan terhadap aset-aset terpidana tersebut,” imbuh Febri.”Pertama, baik bagi KPK dan baik bagi negara saya kira, karena ada asset recovery di sana sekitar USD 7,3 juta, dikurangi Rp 5 miliar yang pernah dititipkan sebelumnya,” tuturnya.

Selain itu, ia menyatakan uang pengganti yang harus dibayar Novanto adalah dalam mata uang dolar. Hal itu sesuai dengan bunyi amar putusan majelis hakim.

“Tentu nanti dikonversi. Karena hakim kan mengatakan demikian ya. Uang penggantinya USD 7,3 juta dipotong Rp 5 miliar yang pernah dititipkan sebelumnya. Prinsip paling dasar adalah, bunyi amar putusannya dalam mata uang dolar. Ini saya kira cukup jelas,” ujar Febri. (Detik/FT/am)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s