[SAH !] Mahathir Mohamad: Pemenang Pemilu Raya ke-14 Malaysia

mahatir

Mahathir Mohamad

Fokustoday.com-Malaysia, 11 Mei 2018

Mahathir Mohamad, politikus tua dan pemimpin koalisi oposisi anti pemerintah Pakatan Harapan (PH) di persaingan bersejarah dan sensitif dengan koalisi partai berkuasa Barisan Nasional (BN) mampu keluar sebagai pemenang di pemilu raya ke-14 Malaysia.

Berdasarkan pengumuman Komisi Pemilihan Umum Malaysia, koalisi Pakatan Harapan (PH) pimpinan Mahathir Mohamad meraih 113 kursi dari total 222 kursi parlemen. Sementara koalisi partai berkuasa Barisan Nasional (BN) pimpinan Najib Tun Razak meraih 79 kursi, Partai PAS pimpinan Abdul Hadi Awang mendapat 18 kursi serta seluruh partai lainnya 12 kursi.

Pemilu Raya le 14 Malaysia

Dengan demikian, Mahathir Mohamad di pemilu kali ini dengan menggeser rival utamanya sekaligus bekas anak didiknya, Najib Tun Razak, kembali akan menjabat perdana menteri Malaysia. Mahathir yang dikenal sebagai arsitek utama ekonomi Malaysia dan kemajuan negara ini, memutuskan kembali ke kancah politik setelah merasa para perdana menteri terdahulu khususnya Najib Razak dari koalisi UMNO bukan saja tidak membantu kemajuan dan memperkuat Malaysia di tingkat regional dan internasional, bahkan dengan skandal finansilan Najib, negara ini tercatat di antara negara-negara penuh korupsi dan hal ini dapat mempengaruhi upaya menarik investasi dalam dan luar negeri.

Selain itu, partai oposisi tidak memiliki kemampuan bersaing dengan Barisan NasionalĀ  dan senantiasa BN beserta koalisi UMNO berhasil menang dalam setiap pemilu dan membentuk pemerintahan. Mahathir Mohamad selain merasa adanya ancaman, selain keluar dari Barisan Nasional dan kubu berkuasa, juga berhasil memobilisasi kubu oposisi dalam naungan koalisi Pakatan Harapan (PH).

Ibrahim Suffian, pengamat politik Malaysia mengatakan, “Mahathir Mohamad, salah satu kritikus utama Najib Tun Razak, PM saat ini Malaysia. Namun jika kubu oposisi pemerintah tidak bersatu, maka Mahathir tidak mampu melakukan langkah khusus melemahkan pemerintah saat ini.”

Mahathir Mohamad yang menjabat perdana menteri Malaysia selama 22 tahun, kini setelah 15 uzlah dari kandah politik, tengah menunggu untuk menjabat kembali perdana menteri Malaysia dan akan dihadapkan pada kendala serius ekonomi negara ini.

Turunnya nilai mata uang Ringgit, naiknya angka pengangguran, kesulitan hidup warga dan ketidakpuasan publik atas kenaikan pajak barang dan jasa disamping turunnya posisi malaysia di antara negara-negara anggota ASEAN termasuk kendala yang diharapkan warga dapat diselesaikan Mahathir dengan segudang pengalaman yang dimilikinya.

Seorang pengamat politik mengatakan, “Tujuan Mahathir Mohamad adalah mengalahkan Najib Tun Razak, karena ia tidak dapat menerima jika Malaysia hancur di tangan orang-orang yang memikirkan dirinya sendiri dan mencuri uang. Mahathir yakin bahwa negaranya setelah ia dirinya tidak menjabat, telah berada di jalur yang salah.”

Bagaimanapun juga Mahathir Mohamad selain dihadapkan pada kendala ekonomi Malaysia, juga menghadapi jalan sulit untuk memperkokoh persatuan nasional. Menurut pandangan elit politik, kemenangan Mahathir di pemilu raya Malaysia kali ini mengindikasikan dampak pandangannya di tengah masyarakat dan bahwa rakyat Malaysia mengharapkan elit politik tua seperti Mahathir untuk menyelesaikan kendala negara mereka serta mengembalikan Malaysia ke era kejayaannya.

Mahathir mengakui kendala dan kesulitan di era kekuasaannya yang lalu dan berencana mengambil kekuasaan Malaysia dengan wajah yang berbeda dari era kepemimpinannya di masa lalu. (ft/int/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s