Aloysius Bayu, Tubuh Hancur Dibom Akibat Halangi Teroris Masuk Dalam Gereja

Fokustoday.com – Surabaya, 14 Mei 2018.

Setidaknya 13 orang tewas dan 40 lainnya terluka setelah pembom bunuh diri menyerang Gereja Katolik Santa Maria, Gereja Kristen Indonesia dan Gereja Pusat Pentakosta di kota pelabuhan Surabaya, di pantai timur Pulau Jawa, menurut polisi.

aloysius-bayu-rendra-wardhana

Aloysius Bayu Rendra Wardhana yang berani menghadang teroris yang akan masuk ke dalam Gereja

Salah satu korban meninggal itu diketahui bernama Aloysius Bayu Rendra Wardhana. Bayu Rendra adalah koordinator relawan keamanan Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB).

Sesaat sebelum kejadian Bayu Rendra diketahui menghadang motor yang digunakan teroris untuk masuk ke dalam gereja.

Saat dihadang Bayu itulah teroris itu meledakkan diri. Tubuh Bayu hancur tak bersisa.

Namun seandainya tak dihadang Bayu teroris itu akan meledakkan diri di dalam gereja dan akan menimbulkan banyak korban.

Baca Juga :

Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja Santa Clara Surabaya (Video)

Ledakan Bom Juga Terjadi di GKI Diponegoro & Gereja Pantekosta

Satu Keluarga Pengebom Gereja Surabaya pernah’ngaji’ di Suriah

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangkaian Serangan Teroris Di Indonesia

Lagi! Ledakan Terjadi di Rusunawa Sidoarjo, Ada 5 Orang Korban

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari netizen untuk Bayu. Bayu disebut-sebut sebagai pahlawan walupun mengorbankan dirinya.

Ucapan belasungkawa itu itu tampak di akun facebook Bayu.

Selain sebagai koordinator keamanan gereja, alumnus SMA Katolik St Hendrikus Surabaya ini diketahui berprofesi sebagai fotografer.

Di Twitter juga beredar sosok  Bayu yang merupakan koordinator relawan keamanan Gereja SMTB meninggal di tempat.

Unggahan tersebut diunggah pada Minggu (13/5/2018) pada pukul 13.07 WIB

Dalam unggahan yang pertama kali diunggah oleh akun @_fransiskancis tersebut ditulis keterangan:

“RIP saudara Bayu. Yang berani menghadang motor terorist, sehingga tidak masuk lebih dekat ke dalam gereja.

“Semoga kebahagiaannya kekal dan upahmu besar di surgaNYA.”

Dalam kejadian ini memang ada salah satu korban meninggal itu diketahui bernama Aloysius Bayu Rendra Wardhana yang dikatakan menghadang pelaku pemboman.

Dalam unggahan tangkapan layar tersebut ada sebuah foto seorang pria dengan seorang wanita yang menggendong seorang bayi.

Pria tersebutlah yang dikatakan sebagai Bayu.

Dalam pesan selanjutnya dikatakan bahwa Bayu lah yang menghadang motor pelaku pemboman.

Jika motor tersebut tak dihadang oleh Bayu, mungkin korban di Gereja SMTB akan semakin tambah banyak.

Namun, akibatnya Bayu harus meninggal dunia karena saat dihadang itulah bom yang dibawa oleh pelaku meledak.

Padahal Bayu masih memiliki seorang anak yang masih bayi.

Kemudian dalam lanjutan tweet tersebut, ada status terakhir Bayu sebelum berangkat ke gereja. (Tribun/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s