Keluarga Akui Pelaku Peledakan Polrestabes Surabaya Berpaham Radikal

Fokustoday.com – Surabaya, 15 Mei 2018.

Pada Senin (14/5/2018) satu bom kembali meledak di depan Markas Polrestabes Surabaya pada pukul 08.50 WIB yang mengakibatkan 4 anggota polisi dan 6 warga terluka.

Bom polrestabes Surabaya

Seorang polisi nekat menyelamatkan anak kecil usai ledakan bom di Polrestabes Surabaya. 

Tri Murtiono (50) beserta  istri dan anaknya yang tinggal  di rumah kontrakan kawasan Tambak Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. diketahui sebagai pelaku bom di Polrestabes Surabaya

Tri bersama istrinya, Tri Ernawati (43), di mata keluarga memang pemahaman agamanya cenderung radikal. Berdasarkan pengakuan Heri (45), kakak Tri Ernawati, sejak 10 tahun lalu Tri Murtiono selalu menganggap duniawi itu haram.

Baca Juga :

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangkaian Serangan Teroris Di Indonesia

Kapolri: Serangkaian Bom Yang Terjadi Didorong Instruksi ISIS Sentral

“Waktu bertemu, saya selalu diceramahi. Selain itu, dia keras soal agama. Bahkan datang ke mal itu haram,” kata Heri kepada wartawan di rumah orang tua Tri Ernawati, Jalan Krukah Selatan, Ngagel Rejo, Senin (14/5/2018).

Karena sering kali pendapatnya dipatahkan Tri Murtiono dalam pembahasan soal agama, Heri pun enggan berkomunikasi dengan suami adiknya itu.

“Sudah 10 tahun lalu saya tak berkomunikasi dengan suami adik saya,” kata Heri.

Heri juga mengatakan, 10 tahun lalu Tri Murtiono sering mengikuti pengajian-pengajian dengan beberapa kelompoknya.

“Dulu setahu saya sering ikut pengajian. Tapi di mana tempatnya saya kurang tahu,” ujar Heri.

Heri juga mengatakan Tri Ernawati dan Tri Murtono beberapa kali pindah-pindah kontrakan sebelum akhirnya tinggal di kawasan Tambak Medokan Ayu bersama tiga anaknya.

“Sebelum tinggal di Tambak Medekoan Ayu, mereka tinggal di Ngagel Tirto cukup lama. Kalau di Medokan baru tiga bulan lalu,” ungkap Heri.

Pihak keluarga juga kaget setelah mengetahui pelaku peledakan bom di Polrestabes Surabaya adalah bagian dari keluarga mereka. “Keluarga juga tidak percaya mereka melakukan perbuatan itu” kata Heri. (Detik/FT/am)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s