Lebanon Di Garis Depan Perang Melawan Ekstremisme Israel

Fokustoday.com – Teheran, 27 Mei 2018.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Libanon berdiri di garis depan perang melawan ekstremisme rezim Israel.

Pejuang Hizbullah.jpg

Pejuang Hizbullah Lebanon

Rouhani pada hari Sabtu menyampaikan ucapan selamatnya kepada Presiden Libanon Michel Aoun pada kesempatan peringatan ke-18 Hari Pembaruan dan Pembebasan Lebanon, yang menandai penarikan tentara Israel dari wilayah selatan negara Arab itu.

“Tidak diragukan lagi, Libanon berdiri di garis depan perang melawan ekstremisme rezim Zionis,” kata Presiden Iran, menambahkan bahwa “konvergensi dan persatuan dalam segitiga emas [Libanon] pemerintah, tentara dan perlawanan [depan] telah memainkan kepemimpinan peran dalam mencapai kemenangan besar ini. “

Dia sekali lagi menyatakan dukungan kuat Iran untuk pembentukan stabilitas dan perdamaian di Lebanon.Rezim Israel pertama kali menginvasi Lebanon pada tahun 1978 dan kemudian meningkatkan operasi militer menjadi serangan skala penuh pada tahun 1982.

 

Setelah serangan tahun 1982, yang dikenal sebagai Perang Lebanon Pertama, Tel Aviv menolak meninggalkan Lebanon selatan dan mempertahankan kehadiran militernya di sana dengan menyimpang dari Resolusi 425 Dewan Keamanan PBB yang meminta rezim untuk segera mundur.

Namun, musuh Zionis akhirnya bertekuk di bawah perlawanan yang dipasang oleh pejuang Hizbullah dan menarik pasukannya dari daerah pendudukan semalaman pada 24 Mei 2000, dalam apa yang para pengamat sebut kekalahan memalukan bagi rezim di Tel Aviv dan kemenangan gemilang untuk Hizbullah .

Selama belitan 22 tahun dengan Libanon, militer Israel mengambil hantaman keras dari pejuang perlawanan Lebanon dan dilaporkan kehilangan sekitar 900 tentaranya.

Kemenangan Hizbullah juga berfungsi sebagai sumber inspirasi bagi Palestina, yang meluncurkan pemberontakan anti-Israel kedua mereka, yang dikenal sebagai al-Aqsa Intifada, di wilayah yang diduduki hanya empat bulan setelah penarikan Tel Aviv dari Libanon selatan pada September 2000. (FT/akm)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s