Akhirnya, Inggris Akui Ikut Terlibat Dalam Perang Yaman

Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Inggris.jpg

Fokustoday.com- London, 3 Juni 2018

Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Inggris mengakui negaranya telah mengirim pasukan militer ke Arab Saudi untuk terlibat dalam perang Yaman. Johnson menyatakan pasukan ini tidak berada di bawah koalisi Saudi dan langsung menerima perintah dari London. Dalam percakapan terakhirnya dengan Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi, Johnson meyakinkannya bahwa keamanan Arab Saudi menjadi tanggung jawab Inggris.

Meskipun London mengaku telah mengirim senjata ke Arab Saudi, namun kali ini mengaku telah mengirim pasukan khusus ke Arab Saudi untuk melindungi negara ini dari ancaman Yaman. Poin pentingnya adalah pernyataan dan pengakuan ini keluar dari Menteri Luar Negeri Inggris.

Berita :

Pernyataan para pejabat Inggris dan sebelumnya pejabat Amerika Serikat soal pengiriman pasukan khusus ke Arab Saudi menunjukkan London dan Washington berperang penting dalam perang Yaman.

Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Inggris

Pada akhir November 2017, surat kabar Inggris The Daily Mail mengungkapkan bahwa Angkatan Darat Inggris memainkan peran penting dalam perang Yaman dengan melatih pasukan militer Saudi. Sejatinya, bagian lain dari kemitraan tidak manusiawi dari pemerintah konservatif Inggris dan keterlibatannya dengan rezim Saudi adalah untuk melanjutkan perang tidak manusiawi Arab Saudi dan mitranya, Uni Emirat Arab di Yaman. Dalam beberapa tahun terakhir, London fokus untuk meningkatkan kontrak militer dan senjata dengan Riyadh.

Arab Saudi adalah salah satu pembeli senjata terbesar Inggris. Menurut Sergey Syberibov, analis politik Rusia, menilai Amerika Serikat dan Inggris mengeruk keuntungan fantastis dari perang di Yaman. Pada saat yang sama, sejalan dengan politik Barat, penjualan senjata ini secara langsung telah membantu kelangsungan hidup rezim-rezim yang menjadi sekutu Barat di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi

Saat ini, Inggris memainkan peran penting dalam memberikan pelatihan militer kepada pasukan militer Saudi, bahkan mempersiapkan pesawat tempur Tornado Angkatan Udara Saudi untuk membombardir warga Yaman dengan keterlibatan langsung para penasihat Inggris. Selain itu, pemerintah konservatif Inggris bukan saja menutup mata atas pelanggaran luas hak asasi manusia di Arab Saudi, tetapi juga kejahatan yang dilakukan oleh rezim Saudi selama perang 38 bulan di Yaman.

Dalam laporan War Child UK, perusahaan-perusahaan senjata Inggris dituduh mendapatkan keuntungan besar dari pembunuhan anak-anak Yaman tidak berdosa dengan menjual berbagai peralatan militer ke Arab Saudi. Menurut Barbara Valey, analis Austria menyebut Amerika Serikat dan Inggris bertanggung jawab atas perang yang menciptakan tragedi kemanusiaan dan kejahatan perang di Yaman.

Pemerintah konservatif Inggris selama ini tidak mengubah pendekatannya, meskipun banyak laporan oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia tentang pembunuhan warga sipil Yaman dan pemboman fasilitas sipil oleh jet-jet tempur Saudi dan koalisinya dan kecaman berulang terhadap rezim Saudi karena melanggar HAM serta meningkatnya penentangan di dalam negeri.

Anak kecil Yaman korban serangan Arab Saudi

Kini, Menteri Luar Negeri Inggris sendiri yang mengungkap keterlibatan langsung militer Inggris dalam perang Yaman. Pernyataan Menlu Inggris membuka bagian lain dari keterlibatan kejahatan London dalam kelanjutan serangan rezim Saudi dan sekutunya terhadap rakyat tidak berdosa Yaman. Dengan berlanjutnya perang Yaman, Inggris menunjukkan kemunafikannya secara transparan. Di satu sisi, mengirim persenjataan dan pasukan ke Arab Saudi dan di sisi lain, menegaskan solusi politik demi menyelesaikan krisis Yaman. (ft/int/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s