Jerman Dukung Kesepakatan Nuklir Iran Dalam Pembicaraan dengan Netanyahu

Fokustoday.com – Jerman, 6 Juni 2018.

Kanselir Jerman Angela Merkel sekali lagi membela kesepakatan nuklir Iran dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang di Eropa untuk membujuk para pemimpinnya untuk mengikuti AS dan mundur dari kesepakatan multilateral.

Jerman - Israel.jpg

Kanselir Jerman Angela Merkel (Kanan) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

“Tidak ada kesepakatan tentang setiap masalah,” kata Merkel pada hari Senin setelah bertemu dengan Netanyahu di Berlin, tujuan pertama dalam tur Netanyahu yang juga akan membawanya ke Prancis dan Inggris.

Merkel lebih lanjut mengatakan kesepakatan nuklir yang didukung PBB, secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), telah membantu memberikan “lebih banyak transparansi” pada program nuklir Iran.

Baca Juga :

Iran Lakukan Percepatan Pengayaan Uranium Hingga 190.000 SWU

Putin Kritik Keras AS Menarik Diri dari Kesepakatan Nuklir JCPOA

Negara G7 ramai-ramai Isolasi AS atas Kesepakatan Dagang yang sepihak

Pengawas PBB: Iran Melaksanakan Komitmen Kesepakatan Nuklir (JCPOA)

Jerman dan Israel, katanya, menyetujui perlunya mencegah Iran yang “bersenjata nuklir”, tetapi memiliki pandangan berbeda tentang cara mencapai tujuan itu.

Presiden AS Donald Trump menarik Washington keluar dari kesepakatan bulan lalu, meskipun peringatan internasional yang keras dari penandatangan lain, yang menganggap itu menjadi penting untuk perdamaian dan keamanan regional dan internasional.

Netanyahu, yang telah menjelekkan JCPOA sejak kesimpulannya pada tahun 2015, menghidupkan retorikanya terhadap kesepakatan setelah langkah Trump.

Bertentangan dengan AS dan Israel, Eropa menegaskan bahwa perjanjian tahun 2015 berhasil dan Iran telah menghormati itu sebagaimana berulang kali dikonfirmasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Dalam jumpa pers dengan Merkel, perdana menteri Israel mengatakan bahwa Agensi harus melihat lebih dalam kerja nuklir Iran berdasarkan “banyak informasi baru yang Israel telah berikan kepada IAEA.”

Bulan lalu, Netanyahu menyampaikan pertunjukan teater langsung di TV, menuduh Iran melanggar JCPOA.

Berdiri di depan layar besar, perdana menteri mengklaim bahwa “Iran dengan berani berbohong” tentang kegiatan nuklirnya. Dia mempresentasikan 55.000 halaman dokumen dan 55.000 file dalam CD sebagai bukti yang diduga, tanpa melanjutkan untuk mengungkapkan isi apa pun.

Merkel juga meminta pengawas nuklir PBB untuk memeriksa material Israel.

Sebelum memulai turnya di Eropa, Netanyahu mengatakan Iran akan memimpin agenda pembicaraannya.

“Saya akan mengangkat dua masalah: Iran dan Iran,” katanya kepada para wartawan. (FT/akm)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s