Guru Besar Undip Prof Suteki Dinonaktifkan, Diduga Pro-HTI

Fokustoday.com – Semarang, 7 Juni 2018.

Sebelumnya Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta menolak gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) soal pembubaran organisasi massa tersebut oleh pemerintah. Dengan ditolaknya gugatan tersebut, HTI dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Indonesia.

Guru besar hukum Undip Prof. Suteki.jpg

Guru besar hukum Undip Prof. Suteki

Dengan demikian, HTI tetap berstatus ormas terlarang di Indonesia sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0028.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan HTI.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Prof.Suteki, SH, MHum mulai hari ini (6/6) dinonaktifkan sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Diponegoro terkait beberapa status dan komentarnya di media sosial yang dianggap membela ormas Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI).

Pemberhentian sementara Suteki dari Ketua Prodi MIH Undip ini tertuang dalam surat resmi SK Nomor 223/UN7.P/KP/2018 yang ditandatangani Rektor Undip Prof.Dr. Yos Johan Utama, SH, MHum bertanggal 6 Juni 2018.

Baca Juga :

PTUN Tolak Gugatan, HTI Resmi Sebagai Organisasi Terlarang

Kampus dan Tumbuh Suburnya Benih Terorisme

Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) Terpapar Ideologi Radikal

Disinyalir Paham Radikalisme Tumbuh Subur di Universitas Brawijaya Malang

Organisasi Mahasiswa ITB yang Dengungkan Negara Khilafah Dibekukan

Rektorat Undip menyatakan pemberhentian sementara ini merupakan prosedur terkait kondisi Suteki yang tengah menjalani sidang disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sidang kode etik kehormatan.

“Prosedurnya harus dinon-aktifkan sementara dari jabatan yang ada karena yang bersangkutan masuk sidang disiplin dan kode etik. Kalau nanti terbukti tidak bersalah, jabatan itu dikembalikan lagi,” ujar Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno.

Meski jabatannya dicopot, Suteki masih diijinkan pihak Undip untuk tetap mengajar karena masih tetap berstatus sebagai dosen PNS.

“Kalau dosennya masih, sehingga masih bisa mengajar. Kecuali nanti dinyatakan bersalah, baru dicopot juga dari ASN,” tambah Nuswantoro.

Suteki menjadi perhatian publik seiring sejumlah statusnya di media sosial yang dinilai pro ormas yang telah dibekukan pemerintah terhadap HTI. Suteki sendiri sempat hadir sebagai saksi ahli dari HTI saat sidang di PTUN Jakarta. (Cnn/FT/am)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s