Gerindra Kaget Atas Ceramah TGB Yang Melarang Kontestasi Politik dengan Ayat Perang

Fokustoday.com – Jakarta, 7 Juli 2018.

Sebelumnya, TGB yang juga Ketua Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Cabang Indonesia  meminta agar ayat-ayat perang dalam Alquran tak dipakai untuk kepentingan politik. TGB menegaskan Indonesia sedang tidak berperang.

Andre Rosiade.jpg

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade

Hal tersebut disampaikan TGB dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram-nya, Jumat (6/7/2018). Tampak TGB memberikan ceramah di depan sejumlah orang.

“Siapa pun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru, yang saya muliakan, berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang Alquran. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa, saling mengisi dalam kebaikan,” ujar TGB.

Baca Juga :

TGB Meminta Hentikan Gunakan Agar Ayat-ayat Perang Untuk Kontestasi Politik

TGB Berikan Dukungannya Untuk Jokowi Dalam Pilpres 2019 Mendatang

TGB Dukung Jokowi 2 Periode, Gerindra Mengaku Kaget

Terkait ceramah TGB tersebut Gerindra menilai ucapan TGB mengenai penggunaan ayat-ayat perang untuk politik terkesan menuduh koalisi di luar pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Gerindra pernyataan TGB itu mengagetkan.

“Pernyataan beliau mengenai penggunaan ayat-ayat perang dan penggunaan kata-kata kafir Quraish untuk lawan politik, pernyataan ini tentu terkesan menuduh koalisi di luar pak Jokowi yang menggunakan istilah-istilah ini. Terus terang ini mengagetkan,” kata Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade, Sabtu (7/7/2018).

Andre mengaku kaget karena menilai Gerindra yang berada di luar koalisi Jokowi tak pernah menggunakan ayat-ayat ataupun istilah kafir yang disampaikan TGB. Dia pun menilai ucapan TGB terkesan untuk mencari muka di depan Jokowi.

“Dari pihak kami tidak ada menggunakan ayat-ayat dan istilah kafir yang disampaikan oleh Pak TGB. Terkesan pernyataan Pak TGB ini hanya untuk mencari muka di depan Pak Jokowi dan juga terkesan Pak TGB lah yang memainkan isu agama dalam kontestasi Pilpres 2019 ini,” tuturnya.

Selain itu, Andre juga menyinggung rekam jejak TGB yang menurutnya biasa berpindah-pindah dukungan. Dia mengatakan TGB kerap berpindah misalnya dari PBB ke Demokrat hingga kini mendukung Jokowi.

“Kita tahu rekam jejak Pak TGB selama ini bahwa beliau selalu mengikuti arah angin yang kuat. Mulai beliau dari PBB, lalu pindah ke Demokrat di saat pak SBY lagi jaya-jayanya. Lalu pindah ke mendukung pak Jokowi. Jadi hal yang biasa kalau beliau pindah-pindah dukungan, ” ucap Andre. (Detik/FT/am)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s