Banyak Bacaleg PKS Mengundurkan Diri

Fokustoday.com – Jakarta 14 Juli 2018.

Perseteruan Fahri Hamzah dan PKS terus berlanjut, kali ini Fahri Hamzah blak-blakan mengenai bakal calon legislatif ditubuh PKS yang mengundurkan diri dikarenakan harus meneken surat pengunduran diri dengan tanggal kosong.

Fahri Hamzah

“Banyak sekali (yang mundur). Saya kira bisa-bisa PKS ini nggak bisa maju gara-gara calegnya mundur semua,” kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Menurut Fahri, surat pengunduran diri bertanggal kosong yang harus diteken tiap bacaleg membuat mereka enggan mencalonkan diri. Dia memperkirakan PKS bisa saja gagal maju pada Pileg 2019 lantaran kejadian ini.

Fahri pun kembali menjelaskan surat pengunduran diri, yang merupakan gagasan DPP PKS, ini bertentangan dengan undang-undang. Dia menilai surat ini merupakan ide konyol.

“Orang PKS menganggap ini bentuk ketaatan kami (kader). Ini demokrasi. Anda sudah mengambil suara rakyat, jangan berpikir secara organisasi. Nah, yang begini ini oleh pemimpin PKS sekarang nggak masuk di akalnya. Karena pemimpin ini tidak terbiasa hidup di alam demokrasi. Dia hidup dalam dirinya sendiri,” tutur Fahri.

Dia menyebut surat pengunduran diri bacaleg ini ibarat menyerahkan nyawa ke partai. PKS, sebut Fahri, saat ini seolah hanya berfokus memikirkan cara menghabisi lawan.

“Bagaimana cara Anda menjadi wakil rakyat sementara nyawa Anda dipegang partai. Itulah tindakan menentang UUD dari PKS. Ini menentang UUD,” ucap Wakil Ketua DPR itu.

“Ini yang saya bilang di mereka tidak ada logikanya, yang ada hasrat menghabisi lawan. Yang namanya islah sudah dianggap nggak ada lagi. Pokoknya ingin menang dengan segala cara, termasuk melanggar undang-undang,” sebut Fahri.

Sebelumnya, salah satu eks bacaleg PKS Ahmad Zainuddin mengungkapkan alasannya mundur. Yaitu adanya surat edaran Presiden PKS Nomor 02 tertanggal 26 Juni, yang mengharuskan meneken surat pernyataan kesediaan mundur dan surat pengunduran diri dengan tanggal dikosongkan.

“Dua surat ini akan menjadi belenggu bagi saya, yang menghalangi kemerdekaan saya, memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah memilih saya,” ujarnya. (Detik/FT/am)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s