Ini Fakta Plakat “Kantor Bersama Polisi RI-China”

Fokustoday.com – Jakarta 14 Juli 2018.

Sebelumnya beredar foto plakat yang bertuliskan “Kantor Polisi Bersama” antara kepolisian RI dan Cina di media sosial.

Foto plakat tentang Kantor Polisi Bersama antara Indonesia dan cina yang viral si media sosial

Dalam foto tersebut tampak plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou.


Kapolres Ketapang AKBP Sunario menjelaskan plakat tersebut merupakan contoh yang dibawa oleh kepolisian Shuzou saat berkunjung ke salah satu perusahaan yang ada di Ketapang, Kalimantan Barat. Plakat itu ditujukan untuk menjalin kerja sama antarkepolisian.
“Adanya kunjungan kepolisian Shuzou, dan dia merupakan sebuah Wali Kota Shuzou ke perusahaan PT BSM, yang mana mereka juga mengundang Polres Ketapang untuk melaksanakan kunjungan tersebut.

Dan mereka meminta kerja sama pada Polres Ketapang dalam hal kepolisiannya dengan membawa contoh sebuah plakat yang untuk kerjasama nantinya. Plakat ini yang viral di media sosial,” kata Sunario dalam sebuah video yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Nanang Purnomo.
Lanjut AKBP Sunario, plakat tersebut sudah diamankan di Mapolres Ketapang. Sebab, tidak ada kesepakatan kerja sama antarkedua belah pihak.
“Karena Polres Ketapang itu tidak bisa mengeluarkan kesepakatan, yang ada itu adalah melalui Mabes Polri. Dan mereka kita sarankan bahwa untuk adanya kerja sama itu melalui adanya Mabes Polri, dan bila Mabes Polri setuju, maka barulah adanya kesepakatan tersebut,” katanya.
Sunario juga menyayangkan viralnya foto plakat bertuliskan ‘Kantor Polisi Bersama’ tersebut. Bahkan seolah-olah dikabarkan plakat tersebut telah dimonumenkan sebagai bentuk kerjasama antara dua kepolisian.
“Dan yang beredar di media sosial seolah-olah itu sudah menjadi viral dan dimonumenkan, itu tidak. Inilah fakta dari pada plakat itu yang dikatakan viral sudah terjadi bangunan kantor polisi bersama, tidak.

Sekarang plakat ini ada di Polres Ketapang, mereka memberi contoh kita menolaknya, kita tidak membenarkan, maka plakat ini kita bawa ke Polres Ketapang, kita amankan ditakutkan disalahartikan atau disalahgunakan pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Terkait viralnya plakat tersebut Kapolres Ketapang AKBP Sunario dicopot dari jabatannya.
“Kapolresnya juga dicopot. Keputusan mutasi sudah terbit pagi tadi,” kata Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Arief Sulistyanto, Jumat (13/7/2018).
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan hari ini juga AKBP Sunario akan dimutasi sebagai pamen di Polda Kalimantan Barat.

Iqbal menegaskan soal kerja sama merupakan kewenangan Mabes Polri.
“Apa yang dilakukan Kapolres itu tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri, di mana kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain, itu kewenangannya ada di Mabes Polri,” tegas Iqbal. (Detik/FT/am)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s