Arab Saudi Mengatakan Israel Lebih Baik Daripada Negara Muslim

Fokustoday.com – Riyadh, 30 Agustus 2018.

Baru-baru ini, laporan media telah mengungkapkan hubungan rahasia antara Israel dan sejumlah negara Arab, terutama negara-negara Teluk – UAE , Arab Saudi, dan Bahrain.

Netanyahu - Raja Salman.jpg

Benjamin Netanyahu – Raja Salman

Kali ini Arab Saudi memuji Israel dengan mengatakan bahwa Israel lebih baik dibandingkan dengan negara-negara Muslim karena tidak melarang warganya yang Muslim melakukan ibadah haji ke Arab Saudi.

Pujian itu dilontarkan Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Arahan, Syekh Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syekh.

“Negara Israel, dari apa yang kami ketahui tentangnya, tidak melarang peziarah Muslim datang ke Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan kewajiban agama mereka, adapun satu dari beberapa negara, seperti kami ketahui atau telah dikatakan, bahwa mereka melarang peziarah,” kata Abdulaziz Al-Syekh kepada Middle East Monitor, 22 Agustus 2018.

Baca Juga :

MBS Bertemu Dengan Para Pemimpin Yahudi Selama Kunjungan di AS

MBS – Netanyahu Bertemu Secara Diam-diam di Amman

Terungkap ! Raja Arab Saudi punya kontak rahasia dan buat skandal besar dengan Israel

Terbukti ! Pasukan Koalisi Saudi Gunakan Senjata Buatan Israel

Siapa Sekutu Rahasia Israel dari Dunia Muslim?

Pernyataan Menteri Abdulaziz Al-Syekh ini menunjukkan normalisasi hubungan lebih maju antara Arab Saudi dengan Israel.

Namun, menteri tersebut tidak menjelaskan negara Muslim mana yang melarang warganya menjalankan ibadah haji ke Arab Saudi.

Pemerintah Israel mencuit kembali pernyataan resmi pemerintah Arab di akun resmi Twitternnya tentang pujian kepada Israel.

“Terimakasih Tuhan, Israel memfasilitasi lebih dari 4.000 warga Muslim menuju tempat suci untuk menjalankan ibadah Haji,” demikian pernyataan resmi Arab Saudi di akun Twitternya.

Namun laporan Middle East Monitor menjelaskan, jika yang dimaksudkan menteri itu adalah Qatar, maka situasinya terbalik. Sebab Qatar justru menyebut Arab Saudi yang membuat berbagai hambatan sehingga warganya yang ingin melakukan ibadah haji tahun ini tidak terwujud.

Sebuah organisasi non-pemerintah Komite Internasional untuk Urusan Haji mengutuk kebijakan Arab Saudi melarang warga Qatar dan Suriah menunaikan ibadah haji sebagaimana dilaporkan situs berita Echoroukonline.com, Jumat 22 Juni 2018.

“Kerajaan Arab Saudi mencegah jemaah Suriah pergi haji selama tujuh tahun. Sedangkan Qatar memasuki tahun kedua dengan alasan politis,” tulis Middle East Monitor.

Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar setelah negara itu menuduh Qatar memberikan dukungan terhadap organisasi teroris dan terlalu dekat dengan Iran.Sikap Arab Saudi itu didukung oleh Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.

Sedangkan kedekatan antara Israel dan Arab Saudi sudah tercium sejak tahun lalu. Kedekatan kedua negara yang tidak punya hubungan diplomatik itu ditandai dengan kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman secara diam-diam ke Tel Aviv pada September 2017. (Tempo/FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s