Sandiaga Minta Gubernur Tidak Urusi Pilpres, Ridwan Kamil: Bercermin Saja lah

Fokustoday.com – Jabar, 13 September 2018.

Sebelumnya dari informasi yang dihimpun, Sandiaga Uno menyatakan para kepala daerah telah melalui proses pilkada yang melelahkan karena itu tak perlu diperpanjang hingga Pilpres 2019. Mereka disarankan langsung fokus membenahi daerahnya, bukan ikut membantu pemenangan pilpres.

ridwan kamil - Sandiaga

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil – Cawapres Sandiaga Uno (Foto: Tribun)

“Mereka justru harus persatukan dan memastikan agenda pembangunan khususnya ekonomi yang sedang turbulensi ini tidak terganggu. Pilpres itu semua masyarakat punya referensinya, dan punya jalan yang panjang 7,5 bulan. Kalau semua memikirkan pilpres, siapa yang akan bangun daerah?” Katanya di kawasan Glodok, Jakarta, Selasa (11/9).

Terkait pernyataam Sandiaga tersebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan, dukungannya kepada Joko Widodo tidak menyalahi aturan. Ia pun meminta Sandiaga Uno tidak usah mempermasalahkan kepala daerah mendukung calon di Pilpres 2019.

Baca Juga :

Hal itu disampaikannya saat diminta menanggapi imbauan bakal calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno yang meminta kepala daerah untuk fokus mengurus wilayah.

Menurut Ridwan Kamil, apa yang diminta Sandiaga Uno bertolak belakang dengan apa yang dilakukan saat Pemilihan Kepala Daerah. Saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dinilai aktif mendukung pasangan calon gubernur di sejumlah wilayah.

Ya bercermin saja lah, pak Sandiaga waktu Pilgub Jateng kampanye untuk Sudirman Said, di Jabar Pak Sandiaga Uno kampanye untuk pasangan Asyik (Sudrajat-Syaikhu),” katanya usai menghadiri acara di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (12/9).

Pria yang akrab disapa Emil ini pun menegaskan, hal-hal yang tidak boleh dilakukan seorang kepala daerah dalam mendukung calon di pesta demokrasi itu membawa institusi atau kewilayahan. Dalam Pilpres 2019, Ridwan Kamil mendukung Joko Widodo.

“Selama tidak melanggar UU tidak ada masalah. Itu hak politik pribadi kan. Yang gak boleh itu bawa-bawa institusi, bawa-bawa gubernur, bawa-bawa kewilayahan. Sebelum memberikan statement berkaca kepada pengalaman pribadi,” jelasnya.

Ridwan Kamil sendiri di beberapa kesempatan menegaskan dirinya mendukung Jokowi dalam Pipres 2019 mendatang. (Merdeka/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s