[TERNYATA!!] Saudi Ikut Sumbang Terpidana Koruptor Malaysia, Najib Razak.

rajak

Najib Razak

Fokustoday.com- Kualalumpur, 14 September 2018

Mantan Perdana Menteri sekaligus koruptor Malaysia Najib Razak mempublikasikan dokumen terkait aliran dana yang masuk ke rekening pribadinya.

Rilisan dokumen yang dipublikasikan itu terjadi pada Senin (10/9) yang ia klaim sebagai bukti jika uang senilai 2,6 iliar Ringgit atau Rp 9,2 triliun yang ada di rekeningnya merupakan sumbangan dari keluarga kerajaan Arab Saudi.

Rinciannya 80 juta dolar AS (Rp 1,1 triliun) berasal dari Kementerian Keuangan Arab Saudi dan 20 juta dolar AS (Rp 296,8 miliar) dari Pangeran Faisal Turkey Al-Saud.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/9) sumbangan tersebut ditransfer ke rekening pribadi Najib pada tahun 2015.

 

Baca: Bob Woodward Bongkar Kerjasama Israel dan Arab Saudi

Hal itu disampaikan langsung oleh Wall Street Journal.

Namun penyidik yang melakukan investigasi terkait skandal 1MDB tidak percaya jika uang sebesar itu adalah donasi untuk Najib.

Lagian kenapa pula Najib yang sudah bergelimang harta menerima donasi bantuan.

Channel News Asia lantas memberitakan, Najib sudah mengunggah dokumennya itu di akun Facebooknya agar dapat dilihat semua orang.

Di antara dokumen itu, juga ada surat dari Pangeran Saudi Abdul Aziz Al-Saud, yang disebut sebagai “hadiah” senilai 100 juta dollar AS atau 1,4 triliun.

Baca: Menteri HAM Pakistan Protes Keras Kejahatan Saudi di Yaman

“Mengingat persahabatan selama bertahun-tahun dan gagasan baru sebagai pemimpin Islam modern, saya dengan ini memberi 100 juta dollar AS sebagai hadiah,” tulis sang pangeran.

Hadiah tidak boleh ditafsirkan sebagai korupsi karena bertentangan dengan praktik Islam,” tambah sang pangeran dalam surat bertanggal 1 Februari 2011.

https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https://www.facebook.com/najibrazak/posts/10155580409135952&width=500

Baca: Krisis Turki, Argentina dan Pakistan Tidak Akan Terjadi Ke Indonesia. Mengapa ?

Disinyalir dokumen itu hanya sebagai bahan demi membersihkan nama Najib Razak dari kasus mega korupsi yang menderanya.

Tapi Najib berkilah jika sumbangan itu untuk membiayai partai Barisan Nasional untuk menjaga stabilitas politik Malaysia.

“Saya bukan lagi perdana menteri dan Raja Abdullah telah wafat, saya pikir pantas untuk mengungkap dokumen berikut untuk membersihkan nama saya dari berbagai tuduhan dan fitnah,” ucap Najib.

Namun tetap saja pihak PM Mahathir tak percaya pernyataan Najib tersebut yang dianggap omong kosong belaka.

Mahathir yakin Najib menerima uang itu sebagai bentuk gratifikasi demi ‘mencangkokkan’ kepentingan nasional Saudi ke Malaysia yang sekarang sedang diselidiki oleh pihak berwajib (ft/int/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s