TGB Balas Serangan Yahya Waloni Dengan Doa

Fokustoday.com – Jakarta, 18 September 2018.

 

Sebelumnya telah viral sebuah video ceramah Yahya Waloni yang melempar istilah tidak terhormat terhadap beberapa tokoh bangsa antara lain terhadap KH Ma’ruf Amien (cawapres Jokowi), Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB).

TGB

Tuan Guru Bajang (TGB)

Dalam video itu, Yahya tengah berceramah di depan mimbar. Tidak diketahui lokasi ceramahnya itu maupun kapan waktunya. Ia menyebut Kiai Ma’ruf sudah uzur dan akan mati. Yahya menyerang TGB, yang kini menyatakan dukungan kepada Jokowi, dengan memelesetkan namanya menjadi ‘Tuan Guru Bajingan’. Lalu serangan kepada Megawati, ia mendoakan Presiden RI ke-6 itu cepat mati.

TGB pun tak mau menanggapi serangan itu dengan negatif. Ia justru memberi pesan kepada Yahya yang video ceramahnya itu viral di berbagai media sosial. Gubernur NTB itu mengajak Ma’ruf dan Megawati mendoakan Yahya.

Baca Juga :

“Saya pribadi mengetahui bahwa ada seseorang yang telah melempar istilah tidak terhormat, tuduhan, dan doa yang tidak mencerminkan luhurnya budaya bangsa Indonesia serta kesucian agama Islam kepada KH Ma’ruf Amin, Ibu Megawati Soekarnoputri, dan kepada saya sendiri,” kata TGB dalam keterangan tertulis, Senin (17/9/2018).

“Teruntuk yang mengucapkan, saya mengajak dengan segala kerendahan hati kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dan KH Ma’ruf Amin untuk mendoakan agar rakyat Indonesia tidak terpancing ucapan provokatif yang mencela kehormatan bangsa tersebut dan yang bersangkutan diberi ampunan oleh Allah SWT,” sambungnya.

Pernyataan-pernyataan Yahya Waloni justru dipermasalahkan oleh PKB. Menurut Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, ceramah Yahya membuat para santri marah. Untuk itu, PKB tak akan tinggal diam dan siap melaporkan Yahya Waloni.

“Kami susah meredam masyarakat di bawah, PKB, NU, santri-santri pada marah. Oleh karena itu, saya kira kita akan mengambil langkah hukum, dalam hal ini mungkin partai saya akan mengambil langkah hukum untuk memproses itu,” jelas Karding di Posko Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9).

Sementara itu, Ma’ruf Amin juga sudah angkat bicara soal serangan Yahya Waloni kepada dirinya. Ia menyebut ceramah semacam itu tak perlu ditanggapi.

Menurut Ma’ruf Amin, seorang pemimpin yang berkaitan dengan urusan bangsa dan negara tidak dilihat dari usia. Dia pun mencontoh Perdana Menteri Malaysia Mahathir juga berusia tak lagi muda.

“Kan ini soal bangsa, soal negara. (PM Malaysia) Mahathir lebih tua, jadi nggak ada masalah. Ketika Pak Jokowi memilih saya, kan tahu bahwa saya tua. Jadi nggak ada masalah,” tegas Ma’ruf di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (15/6). (Detik/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s