Ketua DKJ: Biasanya Kegiatan di Luar Negeri Biaya Sendiri, Soal Ratna Sarumpaet

Fokustoday.com – Jakarta, 7 Oktober 2018.

Sebelumnya dikabarkan saat ditangkap petugas Imigrasi atas permintaan polisi, Ratna Sarumpaet hendak terbang ke Chile dengan alasan untuk mengikuti ‘The 11th Women Playwrights International Conference 2018’.

Ratna saat ditangkap.jpg

Ratna Sarumpaet saat ditangkap (Foto: Okezone)

 

Untuk mengikuti acara tersebut, Ratna Sarumpaet mendapatkan dana sebesar 70 juta dari Pemprov DKI setelah mengajukan surat permohonan sponsor kepada Gubernur DKI Anies Baswedan.

Secara terpisah Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro mengatakan Ratna Sarumpaet mengajukan dana atas nama pribadi. Dinas menindaklanjuti setelah menerima memo dari Gubernur Anies Baswedan. Pengajuannya individu atas dasar undangan,” kata Asiantoro saat dihubungi, Jumat, 5 Oktober 2018.

Baca Juga :

Pemprov DKI, lanjut dia, mencairkan dana perjalanan dinas sebesar Rp 70 juta untuk biaya tiket dan uang saku Ratna Sarumpaet.

Pemberian ini mengacu pada Keputusan Gubernur 1066 Tahun 2018 tentang Standar Biaya Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Negeri. “Kalau soal satuan biaya ada kepgub-nya,” ujar Asiantoro.

Sementara itu Ketua DKJ Irawan Karseno menjelaskan dana tunai Rp 70 juta untuk Ratna Sarumpaet diberikan di luar alokasi anggaran Pemerintah DKI Jakarta untuk Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) senilai sekitar Rp 5 miliar setiap tahunnya.

Biasanya, dana operasional untuk kegiatan di luar negeri akan ditanggung sendiri DKJ dan anggotanya, kata Iriawan pada Jumat 5 Oktober 2018.

Irawan mencontohkan, untuk anggaran operasional 2019, DKJ telah memasukkan proposal ke Pemerintah DKI Jakarta sejak Maret lalu. DKJ meminta dana sekitar Rp 5 miliar. “Angka itu hampir sama jumlahnya 10-12 tahun terakhir,” kata Irawan.

Irawan menjelaskan, dana operasional DKJ tidak pernah dilakukan untuk kunjungan ke luar negeri. Menurut dia, jika ada undangan dari institusi kepada anggota DKJ, biaya perjalanan ditanggung sendiri atau oleh panitia yang mengundang. “Contohnya, Pak Yusi Avianto (Komite Sastra DKJ) yang lagi ke Jepang itu biaya sendiri,” katanya.

Irawan menyatakan tak tahu menahu tentang anggaran tambahan yang diberikan Gubernur Anies Baswedan khusus Ratna Sarumpaet sebesar Rp 70 juta. Ratna Sarumpaet adalah mantan Ketua DKJ dan dalam pilkada 2017 lalu masuk dalam barisan pendukung Anies-Sandiaga.

Irawan mengatakan, DKJ tidak dilibatkan dalam pembahasan dana perjalanan Ratna Sarumpaet oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI. Kalaupun diajak, yang bisa disampaikannya adalah, “Mungkin kami bisa memberi rekomendasi apakah betul ada festival di Cile dan lain-lain.” (Tempo/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s