Cucu Bung Hatta : ” Denger Kakek Gue Disamain Sama Sandiaga Rasanya Mau Muntah”

Fokustoday.com – Jakarta, 26 Oktober 2018.

Sebelumnya video juru bicara Prabowo – Sandiaga viral. Dalam video itu, koordinator juru bicara Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Sandiaga Uno merupakan bagian dari Bung Hatta baru.

Sandiaga Uno - Bung Hatta.jpg

Sandiaga Uno disamakan dengan Bung Hatta oleh koordinator juru bicara Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Tribunnews)

Sandiaga merupakan cerminan Bung Hatta modern. Musababnya, kata Dahnil, Sandiaga telah menghidupkan nilai-nilai Bung Hatta di masyarakat. “Terutama soal semangat, kejujuran, dan kesederhanaan serta prinsip ekonomi yang didorong,” kata Dahnil kepada Tempo saat dihubungi melalui telepon, Kamis, 25 Oktober 2018.

Terkait pernyataan Juru bicara Prabowo-Sandi dalam video yang viral tersebut, Cucu Muhammad Hatta, Gustika Jusuf Hatta, melayangkan protes.

Video Dahnil yang menyebut Sandiaga mirip Bung Hatta itu mulanya disebar oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Faldo Maldini melalui Twitter pada 18 Oktober lalu. Di dalam video, terlihat wajah para anggota Badan Pemenangan Nasional. Selain Dahnil dan Faldo, tampak Irene, Gamal Albinsaid, dan politikus PKS Pipin Sopian. Mereka menyampaikan alasannya mendukung Sandiaga.

Melalui akun Twitter @Gustika, putri Halida Nuriah Hatta itu mencuitkan unek-uneknya. “Untuk orang yang kesabarannya minus kayak gue gini, denger kakek gue disamain sama Sandiaga Uno rasanya mau muntah,” tulis Gustika pada Rabu, 24 Oktober 2018. Gustika telah menyetujui cuitannya itu dikutip oleh Tempo saat dihubungi pada Rabu malam.

Masih dalam kicauan yang sama, Gustika mengatakan Bung Hatta tak bisa disamakan dengan siapa pun. Bahkan, kata dia, dengan orang yang memiliki hubungan kekerabatan sekali pun.

Seusai menuliskan protesnya, Gustika kembali mencuit. Kali ini, ia menandai akun Twitter Dahnil. Gustika mengatakan pihak yang tidak kenal langsung dengan Wakil Presiden RI pertama tersebut seharusnya tidak mengibaratkan Bung Hatta dengan orang lain.

Apalagi, kata dia, demi kepentingan politik. “I’m so done, setiap pilpres nama beliau digadai-gadai. It’s getting old (ini terlalu kuno) @Dahnilanzar,” ujarnya.

Di akhir cuitannya, Gustika mengungkapkan kejengahannya terhadap politik di Indonesia. Ia pun mengaku emoh membiarkan sosok Bung Hatta dimanfaatkan oleh kelompok yang ia sebut oportunis. (Tempo/FT/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s