Polisi Sita Ponsel Nanik S. Deyang Soal Hoax Ratna Sarumpaet

Fokustoday.com – Jakarta, 27 Oktober 2018.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono yang mengatakan kalau penyidik menyita ponsel Nanik S. Deyang, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Nanik S. Deyang.jpg

Jonru dan Nanik S. Deyang

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono tak menjelaskan alasan penyitaan. Menurut dia, penyidik yang lebih mengetahui keperluan ponsel Nanik S. Deyang disita. Polisi, lanjut Argo, berhak menyita ponsel saksi untuk keperluan penyidikan.

“Barang bukti yang disita itu dari siapapun bisa, dari seseorang yang menguasai dan barang itu menjadi bahan atau alat bukti penyidikan,” kata Argo Yuwono di Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.

Sementara Nanik membantah ponselnya telah disita kepolisian. Perempuan yang berprofesi sebagai jurnalis itu mengaku ponselnya disimpan seorang bernama Sari sementara dia kembali menjalani pemeriksaan terkait hoax Ratna Sarumpaet.

“Tidak ada (penyitaan). Ada handphone-nya di bu Sari,” ujar Nanik S. Deyang usai menjalani pemeriksaan tersebut di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jumat malam, 26 Oktober 2018.

Pengakuan Nanik S. Deyang dikuatkan satu pengacaranya yakni Hendarsam Marantoko. Menurutnya, Sari adalah juga anggota tim pengacara. Dia menegaskan tidak ada penyitaan ponsel oleh polisi. “Tidak ada, itu desas-desus saja,” ujar Hendarsam.

Namun sebelumnya, Nanik mengakui telepon selulernya diambil penyidik Polda Metro Jaya untuk dijadikan barang bukti saat pemeriksaan pertama pada 15 Oktober 2018.

Insank Nasrudin selaku kuasa hukum Ratna Sarumpaet tak tahu-menahu soal penyitaan itu. Insank berujar, Ratna dan Nanik memang saling berkomunikasi sebelum kasus ini.

Dia tak memaparkan apakah komunikasi keduanya berkaitan dengan kabar pengeroyokan Ratna. Insank menyatakan tak berkompetensi menyampaikannya lantaran itu masuk materi penyidikan. “Ya sebagai kawan aja. Komunikasinya sebatas itu,” ucap dia.

Nanik S. Deyang kembali menjalani pemeriksaan terkait hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Dia sudah pernah menjalani pemeriksaan sebelumnya yakni 16 Oktober 2018 dan sejatinya menjalani konfrontir dengan Ratna Sarumpaet dalam pemeriksaan hari ini.

Selain Nanik S. Deyang, polisi juga kembali memeriksa dua saksi lain yakni Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Mereka datang beruntun ke Polda Metro dan diperiksa lebih dari enam jam. (Tempo/FT/m)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s