Masyarakat Boyolali Demo atas Pidato Prabowo Soal “Tampang Boyolali”

Fokustoday.com – Boyolali, 5 November 2018.

Setelah beredarnya potongan video pidato capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengenai “tampang Boyolali” menuai kritik dan bahkan protes dari masyarakat Boyolali.

Protes Boyolali.jpg

Masyarakat turun ke jalan memprotes pidato Prabowo Subianto yang dianggap melecehkan masyarakat Boyolali (Foto: Antara)

Pidato Prabowo tersebut dianggap menyinggung martabat masyarakat Boyolali. Saat itu Prabowo Subianto sedang berbicara di depan warga Boyolali. Pada kesempatan itu Prabowo berpidato soal kemiskinan.

Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul?” kata Prabowo dalam video tersebut dan disambut jawaban “betul” dari hadirin acara.

Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Kalian tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian ya tampang Boyolali ini,” lanjut Prabowo.

Ribuan orang yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi turun ke jalan-jalan Boyolali, memprotes keras pidato calon presiden Prabowo Subianto soal “tampang Boyolali“, pada Ahad 4 November 2018.

Baca Juga :

Warga Boyolali itu melakukan protes di beberapa titik seperti di Bundaran Simpang Lima, Patung Kuda Boyolali, Tugu Susu Murni, dan Gedung Mahesa Dome Boyolali. Pada kesempatan itu mereka membawa spanduk bertuliskan protes atas pidato Prabowo yang menyebut tampang Boyolali.

Menurut Bupati Boyolali Seno Samodro ribuan orang yang menggelar kegiatan Forum Boyolali Bermartabat itu protes atas pernyataan Prabowo soal tampang masyarakat Boyolali yang tidak pantas masuk hotel mewah.

“Kami mendengar banyak aspirasi masyarakat yang menanggapi sebagai reaksi pidato Prabowo Subianto yang dinilai telah mengejek warga Boyolali. Warga sangat kecewa dengan pernyataan calon Presiden Nonor urut 2 itu,” kata Bupati.

Bupati Boyolali mempersilakan warganya berekspresi, tetapi jangan sampai menggunakan kesempatan ini, dengan cara anarkis.

Menurut Ketua DPRD Boyolali S Paryanto kegiatan warga Boyolali melakukan aksi protes atas pidato Prabowo Subianto yang secara tidak langsung dinilai melecehkan masyarakat Boyolali murni secara spontan.

Kegiatan tersebut, kata Paryanto, murni dari gerakan masyarakat, sehingga pihaknya hanya ikut mendorong untuk bersama-sama dan tidak ada muatan apa pun dari seluruh elemen masyarakat yang tersebar pada 19 kecamatan di Boyolali.

“Prabowo harus meminta maaf kepada warga Boyolali, karena masyarakat banyak yang berhasil di Jakarta dan luar negeri. Hal ini murni dari masyarakat dan kami ikut solidaritas masyarakat,” katanya. (FT/tempo/am)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s