Asia dan Eropa Dukung Iran Setelah AS Menerapkan Kembali Sanksi

Fokustoday.com – , 6 November 2018.

Teman-teman Asia Iran serta orang Eropa telah menyatakan keseriusan mereka untuk melanjutkan perdagangan dengan Teheran setelah Amerika Serikat mengembalikan “sanksi terberatnya” di Republik Islam pada hari Senin.

Tanker Minyak Iran.jpg

Sebuah tanker minyak di terminal ekspor Pulau Kharg Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan kerjasama perdagangan raksasa Asia dengan Iran harus dihormati dan menyatakan penyesalan tentang sanksi reimpose AS terhadap Teheran.

“China mengekspresikan penyesalan atas keputusan AS. Kami juga mencatat bahwa masyarakat internasional secara luas menentang sanksi sepihak,” katanya pada sebuah taklimat harian di Beijing.

Baca juga :

“China secara konsisten menolak sanksi sepihak dan taktik lengan panjang. Kami pikir China dan Iran melakukan kerja sama normal di bawah kerangka hukum internasional adalah sah dan wajar, dan (hak ini) harus dihormati dan dilindungi,” tambahnya.

Uni Eropa juga mengatakan menentang keputusan AS, di mana sanksi kedua yang menargetkan sektor minyak dan keuangan Iran diberlakukan.

“Uni Eropa tidak menyetujuinya,” kata Komisaris Urusan Ekonomi Eropa Pierre Moscovici kepada radio franceinfo Senin, beberapa jam setelah sanksi dipasang kembali.

Menurut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, sanksi besar juga diberlakukan 700 orang masuk daftar hitam, termasuk orang-orang yang diberikan bantuan di bawah kesepakatan nuklir 2015, serta lebih dari 300 nama baru di minyak Iran, pengiriman, asuransi dan sektor perbankan.

Washington, bagaimanapun, harus kembali pada janji untuk nol ekspor minyak Iran, yang memungkinkan delapan pelanggan utama negara itu untuk melanjutkan pembelian mereka.

Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan pada hari Senin bahwa Seoul telah diberikan pengecualian setelah itu menyerukan “fleksibilitas maksimum” dari Washington.

“Petrokimia adalah kunci bagi perekonomian kami, dan kami menekankan bahwa jika kami terkena sanksi Iran, itu akan menimbulkan tantangan berat bagi seluruh perekonomian kami,” kata pejabat yang berbicara dengan syarat anonimitas.

Korea Selatan juga diberikan pengecualian dari Washington untuk melanjutkan transaksi keuangan dengan bank sentral Iran yang disetujui untuk memfasilitasi impor minyak, menurut pejabat.

Negara-negara lain yang dibebaskan dari sanksi adalah pelanggan minyak utama Iran, Cina dan India, serta Jepang dan Turki.

Swiss mengatakan pada hari Senin bahwa mereka mengadakan pembicaraan dengan AS dan Iran tentang peluncuran saluran pembayaran untuk membantu memastikan bahwa makanan dan obat-obatan terus mengalir ke Republik Islam.

“Swiss berkomitmen untuk menjaga kepentingan ekonomi Swiss dan erat mengikuti perkembangan situasi. Pihak berwenang berada dalam hubungan langsung dengan otoritas yang kompeten dari Amerika Serikat, Uni Eropa dan Iran,” kata Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi (SECO).

“Khususnya di bidang kemanusiaan, pemerintah federal berkomitmen untuk memastikan bahwa makanan dan produk farmasi dapat terus dipasok dari Swiss,” katanya.

SECO mengatakan pihaknya berhubungan dengan otoritas AS, Iran dan perusahaan-perusahaan Swiss yang tidak disebutkan namanya dalam mengembangkan saluran pembayaran kemanusiaan.

Orang-orang Eropa bekerja untuk menyiapkan sistem pembayaran khusus yang akan memotong sanksi AS dan membuang dolar dalam berurusan dengan Iran. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s