Turki Mengecam Sanksi AS Terhadap Iran

Fokustoday.com – Ankara, 7 November 2018.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengecam sanksi ekonomi AS yang baru terhadap Iran , mengatakan bahwa Turki tidak akan diam karena mereka bertujuan untuk membuat ketidakseimbangan dunia.

Erdogan.jpg

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

“Sanksi AS terhadap Iran adalah salah. Bagi kami, mereka adalah langkah-langkah yang bertujuan untuk membuat ketidakseimbangan dunia; kami tidak ingin hidup di dunia imperialis,” kata Erdogan kepada wartawan pada hari Selasa setelah berbicara kepada anggota parlemen partai yang berkuasa di parlemen di ibukota, Ankara.

Komentarnya datang setelah Washington pekan ini memberlakukan sanksi kedua terhadap Iran yang bertujuan untuk mengisolasi sektor perbankan negara itu dan memangkas ekspor minyaknya.

Baca Juga :

Delapan negara termasuk Turki – anggota NATO – telah menerima pembebasan AS untuk terus mengimpor minyak Iran tanpa konsekuensi.

Menurut Harian Turki Sabah, Erdogan mengatakan bahwa Turki mengimpor sekitar 10 miliar meter kubik gas alam dari Iran.

Menurut data dari Laporan Pasar Gas Alam dari Badan Pengatur Pasar Energi (EMRA) untuk Desember 2017, sekitar seperlima dari ekspor gas alam Turki berasal dari Iran.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu juga memperingatkan Washington terhadap reimposisi sanksi terhadap Iran, dengan mengatakan mengisolasi negara itu “berbahaya”.

“Sementara kami meminta pengecualian dari Amerika Serikat , kami juga sangat berterus terang kepada mereka bahwa menikung Iran tidak bijaksana. Mengisolasi Iran berbahaya dan menghukum rakyat Iran tidak adil,” katanya pada konferensi pers. selama perjalanan ke Jepang.

“Turki menentang sanksi, kami tidak percaya hasil apapun dapat dicapai melalui sanksi,” tambahnya.

“Saya pikir alih-alih sanksi, dialog dan keterlibatan yang bermakna jauh lebih bermanfaat.”

Cavusoglu sebelumnya telah menyampaikan pesan yang sama bulan Juli lalu kepada delegasi pejabat AS, menekankan bahwa Turki tidak akan mematuhi sanksi anti-Iran karena Iran adalah tetangga dan mitra yang penting.

“Kami membeli minyak dari Iran dan kami membelinya dalam kondisi yang tepat. Apa pilihan lainnya?” Kata Cavusoglu.

Washington telah memberlakukan dua set sanksi tahun ini setelah menarik keluar pakta nuklir penting tahun 2015 yang disepakati antara kekuatan dunia dan Iran yang dicemooh Presiden Donald Trump sebagai “cacat”. (FT/akm)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s